Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr Mukri, SH., MH., menghadiri langsung acara ceramah agama, Selasa (21/3/2023). FOTO : PENERANGAN HUKUM KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN SELATAN
SB, BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan acara ceramah agama dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadan 1444 Hijriah, pada Selasa (21/3/2023) di Aula Anjung Papadaan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Acara ini di hadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel) Dr. Mukri, SH., MH., didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Akhmad Yani, S.H., M.H., beserta jajaran dan para kasi, seluruh pegawai dan staf honorer di satuan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Sedangkan ceramah agama diisi oleh Ustad KH. Abdurrahman Al-Banjari yang sebelumnya juga telah memberikan ceramah pada Kejaksaan Negeri di Kalimantan Selatan, dan itu atas permohonan dari Dr.
Mukri S.H., M.H.l., untuk memberikan ceramah agama di Kejaksaan Negeri Se-Kalimantan Selatan.
Kajati Kalsel Dr. Mukri menyampaikan kegiatan ini dalam rangka menyambut bulan ramadan 1444 H, dan kedatangan ustadz KH Abdurrahman Al Banjari, pihaknya sangat diapresiasikan. Beliau ini terkenal di Indonesia, karena sentuhan dakwahnya yang dilakukan kepada warga masyarakat di Indonesia.
"Ditengah kesibukan beliau, dan menyempatkan untuk menghadiri dan memberikan ceramah agama di Kejati Kalsel," ucap Dr. Mukri.
Diketahui juga, bahwa KH Abdurrahman Al Banjari beberapa bulan belakangan ini sering melakukan safari dakwah di beberapa Rutan atau Lapas di seluruh Indonesia.
Ustad KH. Abdurrahman Al-Banjari menyampaikan kegiatan yang sangat positif dilakukan Kejati Kalsel ini, bahkan dirinya juga melaksanakan kegiatan ceramah agama di Kejari Se Kalsel, hal itu atas permintaan langsung dari Kajati Kalsel Dr. Mukri, SH., MH.
Selanjutnya dalam ceramahnya Manusia sebagai ciptaan allah yang terbaik, apabila
bermanfaat bagi umat yang mana memberikan solusi dan pengarahan kepada sesama umat ke arah jalan yang benar.
Ustad KH. Abdurrahman juga menyampaikan bahwa Allah mewajibkan umatnya untuk melaksanakan salat 5 waktu, serta melakukannya dengan baik dan benar karena hal itu merupakan tujuan kita sebagai Umat Allah untuk beribadah.
"Selain itu juga sebagai Umat Islam, kita sudah mempunyai suri teladan seperti para Nabi, yang dapat dicontoh perilakunya sesuai dengan kisah kisah yang diceritakan didalam Al-Qur’an dan Hadits. Mari bersama memperbaiki diri dan terus beribadah dengan baik," ucapnya. (adm)