Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Dewan Minta Program Bedah Rumah Diperbanyak

Redaksi 01-04-2023, 10:26 WIB 1 menit baca
Tim bedah rumah saat sedang melakukan survei kepada Rumah warga yang siap untuk dibedah. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim bedah rumah saat sedang melakukan survei kepada Rumah warga yang siap untuk dibedah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto.

“Dengan adanya Program bedah rumah melalui stimulan perumahan swadaya dari pemerintah kota untuk warga tidak mampu mestinya Pemko harus memperbanyak, sebab masih  banyak warga kurang yang perlu untuk dibantu,” katanya, Jumat (31/03/2023).

Pihaknya lanjut Sigit, sangat mengapresiasi dan menyambut baik program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah yang saat ini sudah berjalan.

“Semoga cepat rampung program bedah rumah ini dan segera diserahkan kepada penerima manfaat, sehingga masyarakat bisa menikmati dari rumah yang telah dibedah,” ujarnya menambahkan.

Program BSPS dari pemerintah sambungnya, merupakan upaya dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dan stunting. Terkhusus membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu untuk memiliki rumah layak huni.

 “Kami berharap program BSPS ini dapat terus berlanjut dan bisa benar-benar efektif agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak huni di Kota Palangka Raya,” harap Sigit.

Berdasarkan data, tahun ini ada sebanyak 280 unit rumah tidak layak huni di 19 kelurahan di Kota Palangka Raya masuk program bedah rumah tersebut.

Adapun secara rinci di Kecamatan Bukit Batu ada 68 unit, Kecamatan Pahandut 35 unit, Kecamatan Jekan Raya 95 unit, Kecamatan Sabangau 44 dan Kecamatan Rakumpit dapat 38 unit. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard