Lewati ke konten utama
Kotawaringin Barat

Polisi Tutup Kolam Pemandian dan Minta Pengelola Lengkapi Keamanan

Redaksi 11-08-2022, 08:48 WIB 1 menit baca
Spanduk dan palang kayu di lokasi pemandian di Desa Pasir Panjang tanda ditutup sementara, akibat adanya korban tewas tenggelam. FOTO : ISTIMEWA
Spanduk dan palang kayu di lokasi pemandian di Desa Pasir Panjang tanda ditutup sementara, akibat adanya korban tewas tenggelam. FOTO : ISTIMEWA

SB, PANGKALAN BUN - Dampak dari tewasnya salah satu pelajar di pemandian umum milik Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), akhirnya Polsek Arsel menutup sementara tempat pemandian tersebut.

Penutupan dilakukan pihak kepolisian setempat, karena dalam pengelolaan masih abaikan kelengkapan keselamatan. Kepolisian juga memanggil pengelola selaku Kepala Desa Pasir Panjang, Tamel Otto untuk diminta konfirmasi terkait lokasi tersebut.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Arsel Kompol Saiful Anwar, mengatakan pihaknya konfirmasi kepada pengelola, dan meminta agar kedepan kejadian tersebut tidak terjadi lagi. Selain itu, memang harus ada peringatan diberikan kepada para pengelola, agar sebelum dibuka kembali untuk umum. 

"Tentunya musibah tidak ada yang menghendaki. Tetapi dengan kejadian tersebut nantinya perlu dilakukan berbagai pembenahan," ucap Kompol Saiful Anwar.

Lanjut Kapolsek, pengelola baik pemasangan imbauan, atau tulisan yang memberikan tanda jika lokasi tersebut memiliki kedalaman, sehingga untuk mencegah, dan memberikan peringatan nantinya tidak sembarangan berenang. 

"Kami minta ada pembenahan, dan tidak mau kejadian ada lagi yang tenggelam dilokasi tersebut," jelasnya.

Kompol Saiful Anwar menerangkan, kalau tidak dilakukan pembenahan, atau menaati imbauan yang diberikan, maka polisi akan bertindak tegas, jadi tidak membuka terlebih dahulu lokasi pemandian umum, jika masih tidak memberikan jaminan keamanan.

"Kami sudah peringatkan jangan buka sebelum jaminan keamanan pengunjung diberikan, dan kalau masih akan di tindak tegas," tandasnya. (dm)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard