seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

JPU Tahan Tersangka Dugaan Penyimpangan Penetapan Harga Jual Pasir Laut

by Redaksi - Tanggal 28-04-2023,   jam 08:49:12
Tersangka GM yang diserahkan kepada Tim Penuntut Umum, pada Kamis (27/4/2023). FOTO : PENERANGAN HUKUM KEJAKSAAN AGUNG Tersangka GM yang diserahkan kepada Tim Penuntut Umum, pada Kamis (27/4/2023). FOTO : PENERANGAN HUKUM KEJAKSAAN AGUNG

SB, MAKASAR - Tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Pidsus Kejati Sulsel) melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti, kepada Tim Penuntut Umum Kejati Sulsel dan Tim Penuntut Umum pada Kejari Takalar bertempat di Lapas kelas 1A Makassar, pada Kamis (27/4/2023) Pukul 14.00 WITA.

"Tersangka ditahan terkait Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Penetapan Harga Jual Pasir Laut, Pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Takalar Tahun 2020," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH.

Lanjutnya, adapun tersangka yang diserahkan kepada Penuntut Umum Kejati Sulsel dan Tim Penuntut Umum pada Kejari Takalar atas nama Tersangka GM merupakam Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar.

Perbuatan tersangka GM, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam :

Primer Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 KUHP.

Subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 KUHP.

"Perbuatan tersangka GM telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sehingga merugikan keuangan negara/daerah sebesar Rp. 7.061.343.713 (Tujuh milyar enam puluh satu juta tiga ratus empat puluh tiga ribu tujuh ratus tiga belas rupiah)," tegasnya.

Tim Penuntut Umum Kejati Sulsel dan Tim Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Takalar rencananya akan melimpahkan perkara tersangka GM ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1A di Makassar pada tanggal 2 Mei 2023. (adm).