seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tewaskan Tiga Orang, Sopir Mobil Avanza Diamankan Polisi

by Redaksi - Tanggal 05-06-2023,   jam 12:50:47
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Iptu Eko Nurhanto saat diwawancara wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Iptu Eko Nurhanto saat diwawancara wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Satlantas Polresta Palangka Raya mengamankan dan memintai keterangan sopir mobil Avanza yang terlibat dalam kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Km 45, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya pada Jumat (2/6/2023) pukul 13.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut melibatkan Mobil Toyota Avanza warna hitam dengan plat nomor KH 1381 FW yang dikemudikan oleh Martinus Andreas Dendo (44) yang merupakan warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur yang saat ini sedang dalam pemeriksaan petugas kepolisian.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya AKP Salahiddin melalui Kanit Gakkum Iptu Eko Nurhanto, Senin (5/6/2023) siang mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan sang sopir mobi dan memintai keterangan.

"Saat ini kasus masih dalam penyelidikan dan sopir diamankan untuk dimintai keterangan," kata Iptu Eko Nurhanto.

Dijelaskannya Eko, sepeda Motor Yamaha Jupiter Z Nomor Polisi KH 6184 AG dikendarai oleh Sandi (18) adik kandung Juwita (31) dan membonceng Hulaepi (5) anak kandung dari korban Juwita. Ketiga korban ini dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami kecelakaan.

Sebelum terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor tersebut melintas dari arah Kota Palangka Raya menuju ke arah Katingan dan dari arah berlawanan arah Katingan menuju ke arah Palangka Raya melaju sebuah Mobil Toyota Avanza warna hitam.

Sesampainya di lokasi kejadian mobil tersebut menyalip mobil yang ada di depannya, karena tidak memperhatikan arus lalu-lintas yang ada di depannya ada sepeda yang ditunggangi oleh ketiga korban yang dari berlawanan arah.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan maka kecelakaan tidak bisa dihindarkan lagi. Akibat dari kecelakaan lalu-lintas jalan tersebut mobil dan sepeda motor mengalami kerusakan yang sangat parah.

"Ketiga korban merupakan satu keluarga dan warga asli Tangkiling," pungkasnya. (ab/sb)