Penyerahan upah tukang di Kelurahan Bukit Tunggal. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Tiga Kelurahan yakni Kelurahan Bukit Tunggal, Kelurahan Palangka dan Kelurahan Tumbang Rungan telah berhasil melaksanakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) National Affordable Housing Program (NAHP) tahun anggaran 2023.
Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan I dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Palangka Raya.
Sebagai akhir pelaksanaan kegiatan itu, Disperkimtan melaksanakan serah terima pembayaran upah tukang kegiatan BSPS NAHP tahun anggaran 2023 yang dialngsungkan di Aula Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, belum lama ini.
Upah tukang diserahkan kepada 31 warga di Kelurahan Bukit Tunggal, Kelurahan Palangka, Kelurahan Tumbang Rungan dan Sei Gohong Kota Palangka Raya.
Program BSPS, dananya bersumber dari APBN maupun APBD menyasar rumah dalam kawasan kumuh dengan tujuh kriteria, seperti ketidaklayakan jalan, drainase, persampahan, air minum dan sanitasi.
Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Tengah pada BP2P Kalimantan I, Arifay Saini mengatakan BSPS ini merupakan salah satu program Kementerian PUPR untuk pemberdayaan masyarakat.
“Yang didalamnya itu, terdapat kegiatan gotong-royong sehingga upah tukang yang diberikan kembali ke masyarakat sehingga meningkatkan taraf hidup warga sekitar,” ujarnya.
Dirinya berharap, para warga yang telah menerima upah tukang ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk keluarga dan kehidupan yang baik ke depan.
Sementara itu mewakili Disperkimtan Kota Palangka Raya, Teknik Penyehatan Lingkungan pada Bidang Kawasan Permukiman, Rohima Wahdah mengatakan kegiatan BSPS ini dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kota Palangka Raya.
Dirinya menambahkan untuk perumahan lain yang belum mendapatkan bantuan, Disperkimtan Kota Palangka Raya membuka kesempatan bagi warga yang berada di pemukiman kumuh untuk dapat diprioritaskan ke depan. (mda/ok)