Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Pentingnya UMKM Lokal Perhatikan Kemasan Produk yang Dihasilkan

Redaksi 02-08-2023, 12:56 WIB 2 menit baca
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto saat melihat salah satu stan di Palangka Raya Fair 2023. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto saat melihat salah satu stan di Palangka Raya Fair 2023. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Palangka Raya Fair 2023 merupakan even tahunan yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Pada even tahun ini diikuti sebanyak 320 pelaku usaha serta 36 instansi di Kota Palangka Raya.

Kegiatan Palangka Raya Fair 2023 berlangsung dari 28 Juli hingga 1 Agustus 2023 di halaman Gedung Olahraga (GOR) indoor serbaguna, Jalan Tjilik Riwut Km. 5 Palangka Raya, banyak menyedot perhatian dari penonton.

“Even Palangka Raya Fair bukan saja menjadi ajang hiburan masyarakat Kota Palangka Raya, namun bagi pelaku UMKM menjadi sarana guna mengukur kemampuan dalam daya saing serta promosi produk usaha yang dihasilkannya,” ucap, Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto saat melihat salah satu stan UMKM lokal, baru ini di Palangka Raya.

Sigit menyebut, bahwa produk yang ditampilkan para pelaku UMKM di ajang Palangka Raya Fair itu sangat beragam. Baik berupa produk kerajinan maupun produk kuliner berupa makanan dan minuman khas lokal, ini yang perlu dikembangkan lagi.

“Mereka para Pelaku UMKM sudah memperlihatkan produk yang dihasilkan, tetapi masih perlu pengembangannya dalam hal cara mengemas produknya, sehingga apa yang dihasilkan akan bisa bersaing dengan produk dari daerah lain,” ujarnya.

Dia menambahkan, Produk hasil UMKM lokal sejatinya tak kalah dari produk usaha luar. Tapi yang harus diperhatikan kedepan adalah bagaimana packaging atau kemasan produk hingga packing atau pengepakan hasil produksi, bisa dilakukan secara modern dengan desain yang menarik.

“Packaging produk yang baik menjadi hal penting dalam memasarkan suatu produk UMKM, agar dapat menarik minat pembeli dan dapat berdaya saing dengan daerah lain, selain itu yang perlu diperhatikan juga soal higienis dari produk yang dihasilkan seperti produk kuliner, selain kemasan yang patut diperhatikan dari higienisnya produk itu sendiri,” ungkap Sigit.

Guna lebih mendukung kualitas produk UMKM tersebut, maka peran Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait harus tetap ada. Terutama dalam membina dan memberikan dukungan kepada UMKM lokal. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard