seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Jembatan Antar Desa Ambruk, Personil Ditpolairud Bantu Evakuasi

by Redaksi - Tanggal 16-09-2022,   jam 11:01:19
Mobil yang terjatuh ke sungai setelah jembatan Jerujuk ambruk, saat mobil bermuatan kelapa sawit melintas, pada Kamis (15/9/2022). FOTO : HUMAS POLDA KALTENG Mobil yang terjatuh ke sungai setelah jembatan Jerujuk ambruk, saat mobil bermuatan kelapa sawit melintas, pada Kamis (15/9/2022). FOTO : HUMAS POLDA KALTENG

SB, PULANG PISAU – Personel Ditpolairud Polda Kalteng bantu evakuasi korban atas ambruknya Jembatan Jerujuk, yang menghubungkan Desa Sei Pesanan dengan Desa Bahaur Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), pada Kamis (16/9/2022).

Ambruknya jembatan tersebut, diduga karena faktor usia, dan tidak lagi mampu menahan beban dari kerangkanya yang berat, selain itu diduga melebihi kapasitas beban jembatan.

Kejadian ambruknya jembatan saat Mobil DA 9999 PI yang sedang memuat buah kelapa sawit hasil panen.

Bripka I Gusti Ketut Wija selaku personel Ditpolairud yang bertugas di Marnit Das Kahayan Bahaur, berada di lokasi melakukan beberapa tindakan, mulai identifikasi korban dan saksi, membantu proses evakuasi mobil yang terjatuh naik ke darat.

Lanjutnya, dirinya juga mengimbau kepada seluruh warga yang ingin melewati Desa Pasanan, dan Desa Pudak untuk sementara jembatan berada di Sungai Jerujuk tidak dapat di lewati mobil, sedangkan sepeda motor, dan pejalan kaki bisa melewati jalan masuk Jerujuk.

"Saat kendaraan korban melintasi jembatan dengan membawa muatan sekitar 1,5 Ton Buah kelapa sawit melintasi jembatan tersebut, dan tiba - tiba tanpa di sadari jembatan tersebut ambruk,” terang Gusti kepada awak media.

Sementara Dirpolairud Polda Kalteng Kombes. Pol. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K., M.H., melalui Kamarnit Das Kahayan Bahaur Bripka Sunarto, S.H menerangkan dalam kejadian tersebut tidak ada jatuhnya korban jiwa, dan proses evakuasi mobil dilakukan.

"Diharapkan kepada masyarakat yang akan melintasi jembatan di kecamatan Kahayan Kuala, agar lebih berhati-hati dan menyesuaikan muatan yang akan di lewatinya," ucapnya. (adm)