Lewati ke konten utama
Provinsi

Per 29 Agustus Sejumlah Titik Hotspot Muncul di Beberapa Daerah Kalteng

Redaksi 31-08-2023, 02:14 WIB 1 menit baca
Petugas dengan sigap melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan yang terbakar. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas dengan sigap melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan yang terbakar. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Kemarau di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih belum berakhir. Untuk itu BPBPK Kalteng mengadakan Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla dengan jajaran BPBD Kabupaten/Kota secara daring, Rabu (30/8/2023).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBPK Ahmad Toyib memaparkan, berdasarkan pantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah per 29 Agustus 2023, terpantau sejumlah titik Hotspot di beberapa daerah.

“Titik hotspot tersebut ada di Barito Selatan 82 titik, Barito Timur 27 titik, Gunung Mas 3 titik, Kapuas 170 titik, Katingan 67 titik, Kotawaringin Barat 3 titik, Kotawaringin Timur 131 titik, Lamandau 14 titik, Murung Raya 1 titik, Palangka Raya 10 titik, Pulang Pisau 36 titik, Seruyan 78 titik, dan Sukamara 27 titik,” ujarnya.

Toyib menyampaikan, dalam memperkuat penanggulangan bencana Karhutla ini diharapkan agar segenap jajaran BPBD Kabupaten/Kota dapat merangkul Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Adat untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan Karhutla.

“Gencarkan lagi kegiatan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya Karhutla, ikut melaksanakan patroli ke daerah rawan Karhutla serta melakukan penanganan dini mencegah meluasnya Karhutla di wilayah masing-masing,” ungkap Toyib.

Dirinya juga meminta agar BPBD Kabupaten/Kota terus melakukan koordinasi dengan para pemilik kebun atau lahan agar ikut berpartisipasi melakukan imbauan Awas Karhutla dan Tangani Karhutla, saat kondisi masih pagi atau kondisi api masih belum membesar. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard