Oktoberfest Diprotes, Pihak Swiss Belhotel Akan Gelar Rapat Internal
SB, PALANGKA RAYA - Setelah mendapat protes dan kritikan tajam dari sejumlah kalangan di Kalimantan Tengah (Kalteng) seperti dari MUI Kalteng dan Tokoh Adat. Akhirnya pihak Swissbelhotel Danum Palangka Raya angkat bicara.
Melalui Executive Secretary communication and Public Relation Assistant Manager, Karina Novi Vriesiana mengatakan, pihaknya sangat memaklumi dan menerima penolakan maupun protes dari berbagai pihak dengan event yang digelar pihaknya.
"Kami tentunya sangat menerima dengan baik setiap pernyataan ataupun penolakan dan kami ucapkan terima kasih atas masukannya, sebagai bahan untuk kami diskusikan kedepanya," ucap Karina saat ditemui awak media, Sabtu (2/9/2023).
Karina menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui adanya penolakan dari sejumlah pihak. Kebetulan bersamaan dengan itu, unsur pimpinan hotel sedang tidak berada di tempat.
"Untuk sekarang ini, maaf saya tidak bisa menyampaikan panjang lebar karena setelah ini kami akan mengadakan rapat dan akan kita kasih kabar kepada kawan-kawan media tentunya," ucapnya.
Dia menambahkan, Pihak hotel sangat tidak keberatan apabila kedepannya ada forum terbuka untuk membahas persoalan tersebut. Sebab pihak Swis-Belhotel Danum tidak menutup diri dari setiap masukan maupun kritik.
Diketahui hotel berbintang dan ternama di Kota Palangka Raya itu hendak mempopulerkan budaya asing berupa festival minum-minum bir. Alhasil tokoh agama dan tokoh adat mendesak agar festival yang berasal dari Jerman bernama Oktoberfest agar dibatalkan. (mda/ok)