Lewati ke konten utama
Provinsi

Kabut Asap di Kota Cantik, Plt BPBD: Sebagian Merupakan Asap Kiriman

Redaksi 29-09-2023, 03:22 WIB 1 menit baca
Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Alman P Pakpahan. (FOTO:ISTIMEWA)
Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Alman P Pakpahan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Kabut asap mulai menyelimuti langit biru Kota Palangka Raya. Hal itu merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian mulai marak terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Seperti pantauan awak media di lapangan, bau menyengat dari asap ini mulai menyengat dan menusuk ke rongga pernafasan. Tidak hanya itu, mata pun terasa perih ketika sedang berkendara.

Tidak sedikit dari masyarakat kini mulai menggunakan masker ketika beraktivitas keluar rumah, meski masih banyak yang abai dampak dari kabut asap dapat membahayakan kesehatan tersebut.

Plt Kepala Pelaksana (Kalakasa) BPBD Palangka Raya, Alman P Pakpahan mengungkapkan, dari hasil pemantauan, kabut asap yang semakin pekat terjadi di Kota Palangka Raya ini sudah terjadi dalam seminggu terakhir ini.

“Kabut asap yang terjadi di Palangka Raya ini juga sebagiannya merupakan hasil sumbangan dari kabupaten tetangga. Seperti yang terjadi saat ini karhutla terjadi di kawasan Desa Taruna, Kabupaten Pulang Pisau,” katanya, Jumat (29/9/2023).

Dijelaskan pria yang juga menjabat sebagI Kadishub Kota Palangka Raya, pihaknya menginbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Cantik ini untuk menggunakan masker ketika hendak beraktivitas keluar rumah.

Ia juga menegaskan, pihaknya meminta kepada para pemilik lahan untuk selalu mengawasinya lahannya masing-masing. Stoplah membakar lahan begitu pula dengan embel-embel membersihkan namun dengan cara membakar.

“Menyikapi tebalnya kabut asap ini, kami dari BPBD Kota Palangka Raya juga telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat,” pungkasnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard