KERACUNAN : Tujuh orang warga Anjir Serapat saat mendapatkan perawatan medis di puskesmas, dan anggota Polsek Kapuas Timur melakukan pencarian jamur yang dikonsumsi warga. FOTO: ISTIMEWA
SB, KUALA KAPUAS - Tujuh orang warga Desa Anjir Serapat Tengah RT 16, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas diduga keracunan makanan, Rabu (5/10/2022) siang.
Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono melalui Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Eko Sutrisno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Kapolsek Eko, tujuh orang warga tersebut diduga keracunan jamur yang dikonsumsi mereka. Dan warga yang keracunan bernama M Ridwan (53), M Rasyid (27), Hardi (59), Nur Hidayah (27), Saifullah (45), Hamdanah (40) dan Muhdani (48).
"Mereka rata-rata mengalami mual, pusing, muntah-muntah dan BAB. Diduga setelah mengkonsumsi sop jamur yang dimasak, sedangkan jamur tersebut dicari M Ridwan di belakang rumah," sebut Kapolsek.
Disampaikan Kapolsek, hasil pemeriksaan Dokter Puskemas Anjir Serapat kuat dugaan akibat keracunan adalah dari jamur. Mereka juga sudah mendapat tindakan medis dan pemberian infus NaCi, injeksi dexamethasone, injeksi ranitidine.
"Mereka sudah mendapat perawatan, saat di puskesmas juga sudah sadar dan dalam masa pemulihan," terangnya.
Untuk lebih jelas, katanya, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi saksi dan korban, penanganan medis dan pemeriksanaan sample sisa makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mencari penyebab dugaan keracunan tersebut.
"Saya berpesan agar jangan sembarangan mengkonsumsi bahan pangan yang belum jelas kebersihan dan kandungannya, antisipasi agar kejadian tidak terulang kembali. Jika mengalami gejala keracunan agar segera berobat di fasilitas kesehatan setempat untuk mendapat penanganan medis demi mencegah dampak yang fatal," imbuhnya. (ok)