PENGUNGKAPAN NARKOBA : Penggerebekan Kampung Puntun diduga sebagai lokasi penjualan sabu. Dirresnarkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo saat diwawancara wartawan. FOTO : SEPUTAR BORNEO
SB, PALANGKA RAYA - Sekarang ini Provinsi Kalimantan Tengah bukan lagi lokasi perlintasan narkoba, justru menjadi tempat peredaran.
Hal tersebut terlihat dari hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) bersama polres jajaran, setiap tahun bahkan setiap harinya mengalami kenaikan signifikan.
Pada tahun 2022, sejak Januari sampai dengan September 2022 telah berhasil mengungkap sebanyak 569 kasus dengan jumlah tersangka 712 orang dan barang bukti Narkotika telah berhasil disita, yaitu ekstasi 681 butir, sabu 2.898,07 gram atau 29,89 kilogram.
Selain itu, mereka juga berhasil mengungkap narkoba sintetis atau biasa disebut tembakau gorila sebanyak 12,87 gram, karisoprodol sebanyak 5.954 butir serta 7.887 butir obat Daftar G.
Disampaikan Dirresnarkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo menyampaikan, peredaran narkoba di Kalimantan Tengah sangat memprihatinkan sehingga melakukan razia di 19 tempat hiburan malam (THM).
Tidak hanya itu kata Nono, di lokasi tersebut juga dilakukan test urine sebanyak 394 orang masyarakat/pengunjung/karyawan. Sebanyak 373 orang dinyatakan negatif, namun 20 orang dinyatakan positif mengkonsumsi Metamphetamin.
"Kepada 20 orang ini, kita lakukan pengembangan dengan pemeriksaan interograsi, hasilnya sekitar 85 persen orang tersebut mengaku telah membeli dan memakai sabu di Kampung Puntun, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya. Sementara 15 persen mengaku membeli dan memakai sabu di luar Kota Palangka Raya (Kasongan dan Banjarmasin)," sebut Dirresnarkoba Polda Kalteng ini saat konferensi pers, Kamis (6/10/2022).
Setelah itu, kata Nono, Satgas Polda melaksanakan razia gabungan di Kampung Puntun pada 27 September 2022 sekitar pukul 14.00 WIB. Hasilnya menemukan beberapa bangunan kayu semacam pos yang digunakan sebagai tempat penjualan/transaksi narkoba, serta tempat mengkonsumsi narkoba, namun di tempat tersebut belum berhasil menemukan barang bukti narkoba karena para pelaku berhasil kabur dan diduga membawa barang bukti.
"Namun kita di lokasi berhasil mengamankan satu orang selesai mengkonsumsi sabu, juga sejumlah barang bukti perlengkapan untuk menyabu," tuturnya. (ok)