DPRD Kotim Sampaikan Hasil Rapat Kompilasi APBD Murni Anggaran 2024
SB, SAMPIT - Seluruh jajaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur telah menyampaikan hasil dari rapat kompilasi kepada seluruh anggota DPRD dan pemerintah daerah serta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra dan 17 Kecamatan dalam rapat paripurna.
Rapat tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban untuk merumuskan kedalam suatu wujud visi dan misi serta tujuan daerah yang di implementasikan dalam bentuk perencanaan yang juga merupakan suatu proses yang krusial dalam penyelenggaraan pemerintah.
"Karena hal tersebut berkaitan dengan tujuan dan pemerintah itu sendiri untuk dapat mensejahterakan masyarakatnya. Sehingga pemerintah Kotim dapat diharapkan bekerja secara maksimal, tepat waktu dan tepat sasaran," kata Anggota Badan Anggaran DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Rabu (22/11/2023).
Riskon mengatakan, program pembangunan yiang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah agar dapat dirasakan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat Kotim. Melalui pembahasan dan tahapan yangg sesuai dengan agenda dari kegiatan DPRD Kotim pada tanggal 13 sampai 17 November 2023.
Pembahasan RAPBD tahun anggaran 2024 serta rapat kerja komisi dengan seluruh mitra kerjanya. Serta dilanjutkan dengan rapat kerja kompilasi ketua komisi dengan tim anggaran eksekutif untuk dapat mengetahui lebih lanjut rencana program kegiatan yang telah tertuang dalam RAPBD tahun anggaran 2024.
Disebutkannya, komposisi dari RAPBD Murni tahun anggaran 2024 yang telah disepakati dalam rapat Paripurna yaitu Pendapatan sebesar Rp 2 Triliun 428 Miliar lebih. Jumlah beanja Rp 2 Triliun 474 Miliar 746 Juta lebih. Jumlah penerimaan pembiayaan Rp61 Miliiar 765 Juta lebih. Jumalah penegeluaran pembiayaan Rp 15 Miliar 280 Juta dan Pembiayaan netto Rp 46 Miliar 486 Juta lebih.
"Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyusun APBD tahun anggaran 2024 ini dan kepada rekan-rekan anggota DPRD Kotim yang tekun dan sabar dalam melaksanakan pembahasan yang memerlukan pemikiran untuk dapat menyatukan perrbedaan pendapat," ucapnya. (f2/sb)