Ini Klarifikasi Bupati Kotim Tentang Destinasi Mancing Buaya
SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor memberikan klarifikasi terhadap pernyataanya beberapa bulan lalu terkait rencana pembangunan Destinasi Wisata Mancing buaya di Sampit.
"Mancing buaya yang saya maksud adalah buayanya itu dikasih makan ayam menggunakan alat pancing sebagai medianya, bukan buayanya setelah ditangkap lalu dibagi-bagi kulitnya," ujar Halikin kepada media.
Dan dirinya juga menjelaskan destinasi wisata pancing buaya selain menjadi wisata baru yang ada di Sampit juga sebagai bentuk apresiasi pemerintah dalam melestarikan hewan purbakala sehingga terjaga kelestariannya.
"Mengingat maraknya korban yang diterkam buaya khususnya di Kotim maka dari itu kami melakukan inovasi seperti itu, yang artinya buaya tersebut lapar dan habitatnya terganggu," jelasnya.
Sedangkan mengenai destinasi wisata mancing buaya itu sendiri pemerintah Kotim sudang menganggarkan khusus alokasi dananya dan ketika pengunjungpun sepi Pemerintah Kotim akan mengambil alih pengelolaan wisita mancing buaya tersebut, tutupnya. (f3/SB)