Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

Redaksi 08-03-2024, 04:01 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat memimpin rapat koordinasi perpanjangan status tanggap darurat. (FOTO: SATTAR)
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat memimpin rapat koordinasi perpanjangan status tanggap darurat. (FOTO: SATTAR)

SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati, menghadiri acara rapat Koordinasi Evaluasi Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana 

Banjir di Gedung Pusdalops Kantor Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim.

Dalam kesempatan itu Irawati yang mewakili pemerintah menetapkan memperpanjang Status Tanggap Darurat bencana banjir di Kabupaten Kotim selama 14 hari kedepan, 9 hingga 22 Maret 2024.

Hal tersebut berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Evaluasi Penetapandi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Jumat (08/03/2024).

"Masih ada potensi banjir wilayah utara, status tanggap darurat adalah mempercepat dan mempermudah dalam penanganan, bantuan sosial, maupun bantuan penyelamatan itu sendiri," ungkapnya.

Dirinya juga menyebutkan kondisi saat ini berdasarkan laporan seperti wilayah Kecamatan Parenggean, Desa Kabuau, Barunang Miri. Kecamatan Cempaga Hulu seperti Desa Sungai Ubar, kemudian di Telawang Desa Muara Ubar, Desa Pasir Putih, banjir rata-rata tinggi sekitar 50 centimeter, namun jika hujan berlanjut akan bisa meningkat lagi.

Selain itu juga Pemkab menyoroti banjir yang terjadi di wilayah dalam Kota Sampit, sebagian besar disebabkan permasalahan drainase, maka perlu dinas terkait untuk melakukan pengerukan dan pembersihan untuk air bisa mengalir.

"Ditambah lagi masyarakat sendiri harus sadar akan kebersihan lingkungan agar tidak membuang sampah ke saluran air, serta mendirikan bangunan di bantaran sungai," pungkasnya.

Berdasarkan data dari BMKG Kotim bahwa dasarian kedua (tanggal 11-20) pada Maret 2024, masih ada potensi hujan, dan dasarian ketiga (tanggal 21-31) Maret hujan berpotensi meningkat. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard