Pemerintah Harus Punya Solusi Tangani Permasalahan Penutupan Pelabuhan Feri Sampit -Seranau
SB, SAMPIT - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotim, H Rudianur menilai rencana penutupan pelabuhan penyebrangan feri Sampit-Seranau oleh PT Inhutani III akan merugikan masyarakat setempat.
Legislator Golkar ini pun meminta pemerintah segera mencari alternatif untuk penyelesaian yang sedang terjadi tersebut.
"Mestinya pemerintah punya MOU dengan pihak swasta terkait pelabuhan itu. Apakah pinjam pakai atau seperti apa isi MOU nya. Pemerintah juga harus memastikan ke pihak swasta penutupan itu sementara atau permanen," ungkap Rudianur saat di konfirmasi pada Senin (7/5/2024).
Dan menurut, harusnya pemerintah sudah punya langkah alternatif mengenai hal ini. Pasalnya pelabuhan tersebut merupakan salah satu akses kegiatan ekonomi masyarakat.
"Pelabuhan itu mobilitasnya sangat tinggi, tidak hanya untuk ekonomi masyarakat tapi untuk para pelajar yang sekolahnya pulang pergi sebrang ke Kota Sampit. Jadi penutupan ini sangat merugikan sekali," kata Rudianur.
Olehnya itu, dia mengimbau pemerintah daerah melalui Dinas terkait untuk secepatnya diselesaikan, sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan karena kekecewaan masyarakat setempat.
"Sementara ini masyarakat masih bisa diredah oleh toko masyarakat. Olehnya itu pemerintah segera menyelesaikan masalah ini jangan biarkan berlarut larut. Takutnya masyarakat bergejolak," tukasnya. (f1/sb)