Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Menyayangkan Aksi Penembakan di PT SCC

Redaksi 06-06-2024, 01:09 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim, Ary Dewar ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim, Ary Dewar ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ary Dewar menyayangkan langkah aparat menembak warga di lahan sawit PT Sinar Citra Cemerlang (SCC) di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu beberapa waktu lalu.

"Mendengar informasi dari aparat keamanan yaitu mengarong buah. Tetapi apapun masalahnya di masyarakat ini kita kan harus kasi peringatan terlebih dahulu. Ini kan ditembak kemudian meninggal saat dirawat di rumah sakit", kata Ary Dewar saat diwawancarai, Kamis (6/6/2024).

Ia mengingatkan bahwasanya, tindakan seperti ini tidak diingakan oleh pihaknya dan masyarakat. Aparat tak boleh melakukan tembakan mematikan apapun masalahnya yang terjadi dalam masyarakat.

Ia menilai aparat semestinya hanya memberi tembakan peringatan di kaki bukan pada organ vital yang dapat membahayakan nyawa.

"Apakah ini terlalu keras karena yang ditembak langsung mati saat dalam perjalanan mencari pertolongan medis," ujarnya.

Ia juga menyebutkan dalam lahan PT SCC memang banyak permasalahan, seperti sengketa lahan, aktivitas galian c tak berizin, bahkan menerima sawit curian.

Hingga jalan diportal oleh kelompok warga yang menuntut ganti rugi lahan, namun dilain pihak warga lainnya ingin lewat untuk menjual buah kelapa sawit.

"Dua kelompok ini yang diadu domba perusahaan, sehingga bentrok satu ingin membuka portal satu lagi ingin menuntut hak," ungkapnya.

Ary menyampaikan warga ingin membuka portal karena ingin menjual sawit ke perusahaan zebagai penghasilan mereka, jika ditutup maka tak bisa mengantar.

"Padahal sudah ada edarat Bupati bahwa dilarang menerima sawit curian," tegasnya.

Sehingga ia menegaskan agar hukum jangan tajam kebawah tapi tumpul keatas karena banyak permasalahan di PT SCC harus ditindak tegas, jangan sampai terkesan di masyarakat ada bekingan kuat didalamnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard