seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Alhamdulillah, Banjir di Kabupaten Pulang Pisau Sudah Surut

by Redaksi - Tanggal 03-11-2022,   jam 02:21:49
Wakapolres Pulang Pisau Kompol Nandi Indra Nugraha didampingi Plt Kelaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau Moh. Insyafi, saat menggelar Press Release terkait Penanganan Bencana Banjir di Kabupaten Pulang Pisau di Kantor BPBD setempat, Kamis (3/11/2022). FOTO : ISTIMEWA Wakapolres Pulang Pisau Kompol Nandi Indra Nugraha didampingi Plt Kelaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau Moh. Insyafi, saat menggelar Press Release terkait Penanganan Bencana Banjir di Kabupaten Pulang Pisau di Kantor BPBD setempat, Kamis (3/11/2022). FOTO : ISTIMEWA

SB, PULANG PISAU - Bencana banjir yang melanda tiga kecamatan dan 6 desa,. yakni Desa Paduran Sebangau dan Sei Hambawang, Kecamatan Kahayan Tengah di Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sangalang dan Desa Tunjung Taruna dan Tumbang Nusa di Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau sudah surut. 

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Pulang Pisau Kompol Nandi Indra Nugraha didampingi Plt Kelaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau Moh. Insyafi, Kabid Kedaruratan dan Kesiapsiagaan Bencana Tekson dan TNI Polri dan undangan dari OPD terkait, saat menggelar Press Release terkait Penanganan Bencana Banjir di Kabupaten Pulang Pisau di Kantor BPBD setempat, Kamis (3/11/2022).

"Setelah dilakukan pengukuran debit air saat ini pada desa-desa yang sempat terendam banjir tersebut sudah surut dan aktivitas warga kembali normal," kata Nandi Indra Nugraha

Nandi menyebutkan bahwa penanganan banjir di Kabupaten Pulang Pisau yang sudah dilakukan sejak 25 Oktober hingga 3 November 2022, Metode yang digunakan adalah Kaji Cepat, Pemenuhan, Penyelamatan dan Evakuasi, Perlindungan kelompok rentan dan perbaikan infrastruktur serta aktivasi sistem kedaruratan penanggulangan bencana (SKPB).

"Jumlah personil yang dilibatkan berjumlah 104 Personil gabungan. Yakni 56 personil lapangan dan 48 personil Pos Komando dengan didukung peralatan dikerahkan perahu karet, dolphin, R4 2 unit dan R2 3 unit," jelas Nandi 

Untuk upaya-upaya yang telah dilakukan BPBD bersama Tim Gabungan kata Nandi, telah melakukan kaji cepat Tim Respon bencana penggunaan bencana dan relokasi desa terdampak.

Kemudian, lanjutnya, Tim Gabungan menilai dan menghimpun potensi sumber daya manusia dan Sapras untuk mendukung Pos Lapangan, membuat usulan bantuan logistik ke Gubernur, untuk desa terdampak banjir yakni 5 desa, memberikan rekomendasi bila ada gejala dan kondisi terkini dampak bencana banjir, penyaluran bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial dan pengecekan bagi korban yang dilakukan oleh Dinas kesehatan melalui Puskesmas setempat.

"Kemudian melakukan penimbunan jalan yang tergenang, mulai dari KM 27 sampai 28 jalan poros Sebangau Kuala oleh DPUPR dan BPBD," tegas Nandi

Wakapolres Pulang Pisau Kompol Nandi Indra Nugraha menambahkan bahwa jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Pulang Pisau secara keseluruhan 624 KK dengan 2.361 jiwa. Yakni, di Desa Paduran Sebangau dan Sei Hambawang dengan warga terdampak 79 KK, Kecamatan Kahayan Tengah di Desa Penda Barania ada 44 KK dan Tanjung Sangalang 65 KK dan Kecamatan Jabiren Raya di Desa Tumbang Taruna 236 KK dan Tumbang Nusa 200 KK.

Sementara untuk fasilitas umum yang terdapat banjir seperti bangunan dan fasilitas umum seperti kesehatan, pendidikan, rumah ibadah nihil.

"Untuk bantuan logistik yang sudah disalurkan dengan jumlah keseluruhan 13.227,2 kg gram beras," tandasnya. (dm)