RAZIA : Tim gabungan saat melaksanakan razia warung penyedia pemuas nafsu hidung belang di Km 13. FOTO : SEPUTAR BORNEO
SB, SAMPIT - Lokalisasi atau biasa disebut Pal 12, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentaya Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga masih beroperasi.
Namun sayangnya sewaktu Tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP, Dinsos, Kecamatan dan Kedamangan melakukan razia bocor. Lokasi yang semula dikabarkan orang ramai dan masih buka itu tiba-tiba sepi seperti tidak berpenghuni.
Setiap lorong jalan ditelusuri, tidak ada juga yang menggelar lapak sebagai pemuas nafsu hidung belang.
Tidak puas, Tim Gabungan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kotim Irawati tersebut langsung bergerak menuju kilometer 13 yang diduga sebagai warung remang-remang. Disana diamankan sejumlah PSK dan satu pria sehingga langsung diangkut ke Kantor Kelurahan Pasir Putih untuk didata dan membuat surat peringatan.
Camat Mentawa Baru Ketapang, H Eddy Hidayat mengatakan, razia tersebut adalah untuk membersihkan penyakit masyarakat agar tidak membuat hal yang negatif seperti PSK.
"Razia ini diduga bocor, karena sampai lokasi sepi padahal dari informasi yang didapat Pal 12 ini masih beroperasi. Jadi kedepannya kami harus membuat strategi matang agar penyakit masyarakat bersih," ucap Eddy Hidayat.
Ia menambahkan, orang yang terjaring razia selalu itu-itu saja, padahal sudah berjanji tidak mengulangi lagi. Dan kemungkinan kedepannya akan diberlakukan sanksi adat.
"Untuk membuat efek jera kami kedepan akan berlakukan sanksi adat, maka kami disini melibatkan dari pihak kesenangan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kedamangan selalu mendukung pembersihan sampah (penyakit) masyarakat," tutupnya. (ok)