seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Selama September 2024, Tercatat 50 Kasus Karhutla di Palangka Raya

by Redaksi - Tanggal 22-09-2024,   jam 01:08:58
Petugas BPBD Kota Palangka Raya melakukan pemadaman kebakaran lahan. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas BPBD Kota Palangka Raya melakukan pemadaman kebakaran lahan. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Sepanjang periode 1 hingga 20 September 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat sedikitnya 50 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Atas peristiwa kebakaran ini menghanguskan total sekitar 18,71 hektare lahan. Dampaknya kabut asap kini mulai menyelimuti wajah kota bernama “Kota Cantik”.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengatakan, bahwa hingga kini pihaknya terus melakukan upaya pemadaman guna mengatasi situasi kebakaran lahan ini.

“Kami telah mencatat ada 50 kejadian kebakaran lahan hingga tanggal 20 September ini. Luasan lahan yang terbakar mencapai 18,71 hektare, sebagian besar adalah lahan gambut,” katanya, Minggu (22/9/2024).

Menurutnya, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masyarakat terus berjibaku di lapangan untuk mengendalikan kebakaran agar tidak meluas. BPBD juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan patroli rutin dan sosialisasi kepada warga, terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.

"Masyarakat harus sadar bahwa Karhutla tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa," tegasnya. (rk/sb)