BANJIR : Anggota Polsek Bukit Batu turun memantau ketinggian debit air di Kelurahan Rungan. FOTO : ISTIMEWA
SB, PALANGKA RAYA – Pemukiman warga di Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya dikepung banjir dan sebagian rumah mulai terendam. Akibat luapan air sungai dan debit air terus meninggi.
Debit air di permukiman warga disana sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau setinggi 95 cm, sehingga warga diminta untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan air kembali dengan segara mengungsi.
Bahkan dari informasi, sampai sekarang ada 14 rumah warga sudah terendam air.
Personel Polsek Bukit Batu pun bergerak cepat untuk meninjau kondisi banjir di lokasi yang dianggap rawan, seperti dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, Aipda Abdul Azis, Selasa (15/11/2022) kemarin.
Aipda Abdul Azis bersama Ketua Kaltana, Rosaldi langsung melakukan pengecekan terhadap ketinggian banjir yang melanda pada tiga lokasi pemukiman di kawasan Kelurahan Marang.
“Sebanyak tiga lokasi pada kawasan ini telah terdampak banjir dengan ketinggian yang berbeda-beda, yakni pemukiman di Jalan Marang Lama RT 1 / RW II, RT 2 / RW II dan RT 2 / RW I. Sedangkan di RT 1 / RW II ketinggian banjir telah mencapai sekitar 95 cm dan RT 2 / RW II berkisaran 50 cm, yang mengakibatkan sebanyak 14 rumah tergenang dan jalanan lumpuh total,” paparnya.
Dirinya melanjutkan, sedangkan untuk kawasan RT 2 / RW I, banjir setinggi mati kaki orang dewasa telah menggenangi 3 rumah warga setempat.
“Banjir yang melanda di ketiga lokasi pemukiman warga ini diketahui berasal dari luapan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, yang disebabkan oleh tingginya intensitas dan curah hujan beberapa hari belakangan ini,” lanjutnya.
Setelah melakukan pengecekan, ia bersama rekannya pun menyempatkan diri untuk menyambangi warga yang memilih untuk tetap tinggal pada kawasan pemukiman terdampak banjir tersebut.
“Demi keselamatan dan keamanan bapak ibu sekalian kami mengimbau agar sebaiknya mengevakuasi diri saja, sebab tidak bisa dipastikan kapan banjir ini akan surut atau malah berpotensi semakin meninggi,” imbaunya.
“Kami tentu akan siap sedia untuk membantu apabila bapak dan ibu sekalian memerlukan pertolongan evakuasi maupun kesehatan menuju Puskesmas Pembantu Kelurahan Marang,” tambahnya.
Seusai menyampaikan imbauan lainnya, Abdul Azis pun melakukan pendataan jumlah rumah dan warga di kawasan pemukiman terdampak banjir tersebut.
“Data-data ini akan saya laporkan kepada pimpinan sebagai bahan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya, terutama terkait bantuan upaya evakuasi dan kesiapsiagaan bencana banjir,” pungkasnya. (ok)