Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

RSUD dr Murjani Sampit Terapkan RME GOS 2 Mencapai 100 Persen

Redaksi 07-10-2024, 05:20 WIB 1 menit baca
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany ketika ditemui wartawan ini. (FOTO:ABU)
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany ketika ditemui wartawan ini. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit sudah 100 persen menerapkan Generic Open Source (GOS) 2 pada tanggal 9 September 2024 lalu.

Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany mengatakan, seluruh rumah sakit di Indonesia wajib menerapkan GOS 2 yang merupakan upgrade aplikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Kalau kita tidak terapkan GOS 2 maka status akreditasi rumah sakit akan ditinjau ulang. Selain GOS 2 juga ada cuman kita memilih GOS 2 karena sudah terupdate dan langsung koneksi ke Kemenkes," kata dr Yulia, Senin (7/10/2024).

Menurutnya, GOS 2 ini akan efektif karena standar langsung dari Kemenkes. Seperti BPJS Mobile JKN. Diharapkan nantinya pada system ini dapat memudahkan pasien untuk melakukan pendaftaran rawat jalan melalui smartphone dari jarak jauh.

"Keunggulannya itu transformasi dari Reka Medik Fisik ke Elektronik atau (RME). Dengan fokus utama poliklinik atau rawat jalan," jelansya.

Lanjutnya, kemudahan menggunakan GOS V2 ini, pihaknya bisa memantau secara real time kunjungan pasien, data SDM, kasus penyakit, ketersediaan obat dan nantinya akan ada dashboard atau tampilan data rawat jalan,rawat inap, pasien yang ditangani di IGD bisa terpantau oleh jajaran manajemen.

"Sehingga apabila ada pengambilan keputusan maka bisa disandingkan dengan data yang masuk dalam RME GOS V2 ini. Kita mau semua terintegrasi. Dari perencanaan, manajemen, keuangan dan pelayanan bisa terintegrasi dalam SIM RS. terutama terkait pelayanan,” tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard