Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Gerakan Tanam Padi dan Cabai untuk Ketahanan Pangan

Redaksi 15-10-2024, 10:21 WIB 1 menit baca
Gerakan Menanam Padi Gogo dan Cabai di Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, Selasa (15/10/2024). (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)
Gerakan Menanam Padi Gogo dan Cabai di Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, Selasa (15/10/2024). (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu memimpin langsung Gerakan Menanam Padi Gogo dan Cabai di Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, Selasa (15/10/2024).

Penanaman padi gogo dilakukan bertempat di Kelompok Tani Berkah Jaya Utama Jalan Tumbang Talaken Km 59 Kelurahan Pager. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman cabai pada Kelompok Tani Agro Sukses Bersama Km 53 Kelurahan Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit.

Dalam kesempatan itu Hera menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk ikut terlibat dalam program ketahanan pangan nasional.

Gerakan menanam Padi Gogo dan Cabai ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan unsur Forkopimda, Bank BI Perwakilan Kalteng, Perum Bulog dan unsur terkait lainnya.

"Kegiatan menanam Padi Gogo dan Cabai ini dipandu dan dibimbing oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah," jelas Hera.

Dikatakan, kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kota Palangka Raya.Target yang diusung adalah penanaman 200 hektar yang mengombinasikan padi gogo dan padi sawah, yang akan dikoordinasikan oleh Dinas TPHP Kalimantan Tengah.

"Selain fokus pada ketahanan pangan, penanaman cabai juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi. Meskipun stok cabai saat ini mencukupi, harga cabai masih cenderung tinggi," jelas Hera.

Diungkapkan Pj Wali Kota, bahwa kebutuhan cabai diperkirakan akan meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga langkah antisipasi sangat diperlukan.

"Kegiatan ini diharap dapat mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran," harap Hera. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard