Lewati ke konten utama
HUKUM

Lansia Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot

Redaksi 28-10-2026, 07:59 WIB 2 menit baca
Petugas melakukan olah TKP dilokasi ditemukan Lansia M (72) yang terbakar. FOTO: ISTIMEWA/SB
Petugas melakukan olah TKP dilokasi ditemukan Lansia M (72) yang terbakar. FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, TAMIANG LAYANG – Pencarian seorang perempuan lanjut usia di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Perempuan berinisial M (72) itu ditemukan dalam kondisi tubuh terbakar di area kebun karet RT 005, Selasa (27/10/2026) malam.

Penemuan tersebut mengundang perhatian warga setempat. Hingga kini, penyebab kematian korban masih menjadi tanda tanya dan tengah diselidiki oleh jajaran Polsek Patangkep Tutui.

Sebelum ditemukan, korban sempat dicari oleh keluarga karena tidak berada di pondok kebun karet maupun di rumahnya.

Berdasarkan informasi kepolisian, pencarian bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Yusuf mendatangi pondok kebun karet untuk mencari korban. Namun, korban tidak ditemukan di tempat tersebut.

Yusuf kemudian kembali ke rumah untuk memastikan keberadaan korban. Akan tetapi, korban juga tidak berada di rumah.

Merasa khawatir, sekitar pukul 15.00 WIB, Yusuf mengajak warga setempat untuk melakukan pencarian bersama.

Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam. Hingga sekitar pukul 19.30 WIB, seorang warga bernama Resno menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh terbakar di area kebun karet.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Petugas yang melakukan penanganan awal di lokasi menemukan adanya luka bakar pada sebagian tubuh korban. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Barang-barang tersebut meliputi satu bilah parang beserta kompangnya, satu buah sandal berwarna merah, serta satu buah arang kayu. Seluruh barang itu diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan awal sesuai prosedur.

Langkah tersebut meliputi mendatangi TKP, menerima laporan, menerbitkan tanda bukti laporan, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis melalui visum et repertum juga direncanakan untuk membantu proses penyelidikan,” ujar AKP Eko Sutrisno.

Penyidik selanjutnya merencanakan gelar perkara dan pemeriksaan medis melalui visum et repertum. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban. Warga juga diminta menyerahkan proses penanganan perkara kepada kepolisian.

Pihaknya juga mengajak masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut diharapkan bersedia memberikan keterangan kepada petugas guna membantu proses penyelidikan. (OGN)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard