Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Perhatikan Kapasitas dan Kesejahteraan Nelayan

Redaksi 15-10-2024, 08:31 WIB 1 menit baca
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengolahan ikan kepada kelompok pengolahan hasil perikanan, belum lama ini. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengolahan ikan kepada kelompok pengolahan hasil perikanan, belum lama ini. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi mengatakan, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perikanan setempat, terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan nelayan kecil.

"Sejauh ini kami optimal memberikn sosialisasi, pembinaan dan pelatihan dalam pengembangan kapasitas pada sentra-sentra nelayan kecil yang ada disejumlah kelurahan Kota Palangka Raya," kata Indriarti, Selasa (15/10/2024).

Menurutnya, dengan sosialisasi, pembinaan dan pelatihan yang dilaksankan tersebut, maka diharapkan dapat membantu para nelayan agar lebih mandiri dan memiliki akses yang lebih baik terhadap teknologi, permodalan, serta sarana prasarana yang diperlukan.

“Nelayan kita di Palangka Raya banyak yang masih mengandalkan alat tangkap tradisional. Kedepan kami ingin mereka memiliki kemampuan dan pengetahuan yang lebih luas, agar usahanya lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Indriarti.

Disamping itu lanjut dia, pihaknya juga terus mendorong pemanfaatan teknologi yang tepat, bagi para nelayan kecil agar dapat bekerja lebih efisien, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan hasil tangkapan.

Tidak berhenti sampai disitu saja, Pemko Palangka Raya juga berupaya memfasilitasi para nelayan dalam mengakses bantuan permodalan dan program-program bantuan lainnya. Salah satunya adalah program konversi BBM ke BBG yang bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

“Dengan adanya bantuan konversi ini, nelayan dapat mengurangi biaya bahan bakar, sehingga keuntungan mereka bisa lebih optimal,” jelasnya.

Terlepas dari itu tambah dia, Dinas Perikanan Palangka Raya tetap mengingatkan para nelayan untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga kegiatan perikanan dapat terus berjalan dalam jangka panjang. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard