Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dinas SDABMBKPRKP Kotim Prioritaskan 2025 Rekonstruksi Jalan

Redaksi 09-01-2025, 10:14 WIB 2 menit baca
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:DOK SEPUTAR BORNEO)
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:DOK SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) akan memprioritaskan rekonstruksi sejumlah jalan strategis pada tahun 2025.

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama, mengungkapkan bahwa proyek perbaikan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.

"Akan ada beberapa kegiatan strategis yang dilaksanakan pada tahun 2025 ini," kata Mentana, Kamis (9/1/2025).

Mentana membeberkan beberapa proyek prioritas yang akan dilaksanakan, di antaranya, Jalan Simpang Kalang - Tumbang Kalang dengan anggaran sekitar Rp 27 miliar.

Jalan Desa Kandan - Camba di Kecamatan Kota Besi dengan anggaran sekitar Rp 26 miliar. Jalan Nusantara di Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, senilai Rp 6,8 miliar.

"Jalan Buana Mustika di Kecamatan Telaga Antang dengan anggaran sekitar Rp 13,8 miliar. Perbaikan Jalan Pramuka di wilayah kota dengan pagu anggaran Rp10 miliar," bebernya.

Menurut Mentana, anggaran tersebut masih berupa pagu indikatif dan belum masuk tahap penetapan kontrak. Namun, proyek-proyek tersebut sudah dalam proses persiapan lelang dini.

"Anggaran tersebut masih belum pasti karena masih berupa pagu dan belum ada penetapan kontrak. Selain itu, kami juga akan menyesuaikan dengan program makan sehat yang digulirkan pemerintah pusat," jelas Mentana.

Selain proyek utama, Mentana menyebutkan bahwa rekonstruksi dan perbaikan akan dilakukan di kawasan Wengga Metropolitan serta sejumlah gang di dalam kota yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

"Setiap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan akan kami tindak lanjuti. Tim akan turun langsung untuk mengecek apakah jalan tersebut membutuhkan pemeliharaan atau peningkatan," tambahnya.

Mentana berharap, proyek rekonstruksi ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kotim.

"Beberapa proyek ini sudah masuk tahap persiapan lelang dini, termasuk rekonstruksi jalan-jalan strategis di berbagai kecamatan. Kami berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat," tutupnya.

Dengan fokus pada rekonstruksi jalan strategis, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan infrastruktur di Kotim terus mengalami perbaikan demi mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan daerah ke depan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard