seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tanpa Busana, Pria di Palangka Raya Diduga Ingin Memperkosa Teman Kekasih

by Redaksi - Tanggal 17-03-2025,   jam 08:36:39
Tampak pelaku yang mengamuk tanpa menggunakan busana. (FOTO:WARGA) Tampak pelaku yang mengamuk tanpa menggunakan busana. (FOTO:WARGA)

SB, PALANGKA RAYA - Sebuah aksi dugaan percobaan pemerkosaan hingga penganiayaan terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, Senin (17/3/2025) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Kejadian tersebut diketahui pada sebuah kost terdiri dari dua pintu di wilayah Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Korban diketahui merupakan wanita berinisial RL mendapatkan luka pada jari tangannya akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh pria yang diketahui berinisil ER.

Dalam kost tersebut diketahui dihuni oleh tiga wanita, RL yang merupakan korban, RW teman korban dan TE yang merupakan kekasih dari terduga pelaku tersebut.

Terduga pelaku ini diduga menggunakan senjata tajam jenis parang dalam menyiksa korbannya. Namun belum diketahui secara pasti bagaimana kedudukan kronologis secara pasti atas kejadian itu.

Berdasarkan video yang beredar di Group Whatsapp berdurasi 6 menit 34 detik memperlihatkan pelaku hanya menggunakan celana dalam dan mengamuk di sekitar lokasi.

Bahkan sesekali pelaku juga terlihat mengabadikan aksinya itu sendiri menggunakan gadget yang dipegangnya itu.

Tetangga kost, UL mengatakan, bahwa terduga pelaku ini baru satu malam menginap di kost sebelah yang menjadi lokasi aksi tersebut.

“Sekitar jam 04.00 WIB subuh tadi, saya sempat mendengar ada suara penganiayaan dan seperti orang dicekik kemudian disusul suara teriakan perempuan serta seperti memukul tembok,” katanya ketika ditemui di lokasi kejadian.

Sambungnya, korban yang merupakan teman dari pacar pelaku itu diketahui mendapatkan luka pada bagian jari tangannya dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawat medis.

“Pelaku baru satu malam menginap di kost. Sempat bertingkah seperti behalusinasi, keliling kos dan bahkan sempat mengaku tuhan. Untuk penyebab pastinya karena apa, saya juga kurang tahu,” tutupnya didampingi rekannya MR.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palangka Raya AKP Rian Permana ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp belum memberikan balasan dan jawab mengenai insiden tersebut. (rk/sb)