Lewati ke konten utama
Budaya

Peringatan Hari Perempuan Internasional di UPT Taman Budaya Dimeriahkan Tujuh Sanggar Seni

Redaksi 22-03-2025, 09:08 WIB 2 menit baca
Staf Ahli, Yuas Elko dan Kepala UPT Taman Budaya foto bersama dengan pendiri sanggar dan peserta penari. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Staf Ahli, Yuas Elko dan Kepala UPT Taman Budaya foto bersama dengan pendiri sanggar dan peserta penari. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Gelaran Seni Budaya Peringatan Hari Perempuan Internasional Tahun 2025 secara resmi dibuka di Panggung Theater Terbuka Taman Budaya Kalteng dan dihadiri ratusan penonton, Jumat (21/3/2025).

Kegiatan yang mengusung tema Untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan 'Hak, Kesetaraan, Pemberdayaan' ini dihadiri oleh pengurus sanggar seni di se-Kalimantan Tengah (Kalteng), Tokoh Adat, dan beberapa pejabat pemerintahan.

Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko membuka jalannya kegiatan tersebut mewakili Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.

Yuas Elko, saat membacakan sambutan Gubernur mengatakan, bahwa pemerintah terus berupaya untuk mempertahankan eksistensi kebudayaan dengan melakukan pembinaan dan pengembangan seni dan budaya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya dengan memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pembinaan dan pengembangan seni budaya daerah yang merupakan bagian integral dari kebudayaan nasional," ujarnya.

Ia berharap, semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini, bisa menjadi dorongan bagi para pelaku seni yang untuk lebih kreatif dan dapat berkontribusi lebih dalam melestarikan kebudayaan Kalteng hingga ke mancanegara.

“Semoga kegiatan ini menjadi sarana yang dapat mendorong dinamisasi seni sehingga lebih bermakna, yang pada gilirannya mampu meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah dan dalam koridor ekonomi kreatif, dengan menempatkan seni sebagai salah satu pilar utama," tuturnya.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Asiah Chandra Sari yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala UPT Taman Budaya Wildae D Binti mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan adalah dalam rangka memperingati hari Perempuan Internasional sekaligus untuk melestarikan, mengembangkan dan mencintai seni budaya khususnya yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Dan kegiatan ini menampilkan sebanyak tujuh sanggar seni, diantaranya:

1. Sanggar Seni Betang Batarung

2. Andino Cleff Art Production

3. Sanggar Durut Riwut Taheta

4. Sanggar Vokalia Anak Swara Suluh Batarung

5. Alpha Soul Dance Studio

6. Studio Klambi

7. Naya And Friends

"Kita harapkan kegiatan seni di Kalteng ini terus menjadi perhatian bersama, juga menjadi salah satu pilihan wisatawan luar daerah," ungkapnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard