Serang Polisi Gunakan Pistol dan Celurit, Pelaku Pembunuh Polisi Tewas Ditembak
SB, PALANGKA RAYA - Seorang pria bernama Indra Lesmana alias Teteh (30) warga Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya tewas ditembak polisi.
Teteh merupakan aktor dalam kasus pembunuhan anggota Biddokes Polda Kalteng, Aipda Andre Wibisono di kawasan Ponton pada Jumat (2/12/2022) lalu.
Dia (Teteh) masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah menghabisi nyawa Aipda Andre Wibisono menggunakan senjata api jenis airsoftgun, dengan menembak sebanyak lima kali.
Dalam penangkapan preman Ponton tersebut, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Kalteng, Intelmob Polda Kalteng, Resmob Polda Kalteng, Resmob Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut yang dipimpin Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Faisal F Napitupulu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Kurang lebih melakukan pengejaran 15 hari terhadap buronan yang hobi keluar masuk penjara tersebut, akhirnya tim gabungan berhasil mengendus tempat persembunyian tersangka.
Dimana kepolisian harus mengelilingi hutan berjam-jam berjalan kaki menuju tempat persembunyian tersangka di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.
"Waktu penyergapan, tersangka ini berusaha melawan dan ingin menembakan anggota menggunakan senjata api namun belum dikokang. Kemudian dia kembali ingin menyerang menggunakan sebilah celurit, anggota merasa terancam terpaksa memberikan tembakan peringatan tetapi tidak diindahkan dan terpaksa dilakukan tembakan terukur sehingga menyebabkan tersangka meninggal dunia," tegas Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa, Sabtu (17/12/2022).
Jasad Teteh langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum. (ok)