Warga saat mengevakuasi buaya yang sudah mati usai terperangkap ikan. (FOTO:WARGA)
SB, SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran 2 meter ditemukan mati karena tersangkut jaring warga di perairan Sungai Sampit, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Komandan Balai konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Muriansyah mengungkapkan pihaknya mendapat laporandari anggota Polsek setempat terkait keberadaan buaya tersebut.
"Saat ditemukan warga, buaya sudah mati, masuk perangkap ikan milik warga. Kondisi buaya sudah berbau busuk. Dan akhirnya di kuburkan warga," ungkap Muriansyah, Sabtu (3/5/2025).
Adapun berdasarkan video yang beredar nampak seekor buaya berukuran cukup besar ditemukan warga dalam keadaan mati dan kulitnya juga sudah mengelupas diperairan sungai Sampit, karena tersangkut jaring ikan milik warga.
Kemudian warga mengevakuasi bangkai buaya tersebut menggunakan perahu hingga kebibir sungai. Sesaimpainya bibir sungai warga mengangkat buaya tersebut dengan menggunakan gerobak menuju lokasi pemakaman bangkai buaya tersebut.
"Kalau melihat dari video ukuran buaya itu cukup besar perkiraan dengan panjang 2 meter dan Keterangan anggota Polsek buaya itu telah mati sekitar 2 atau 3 hari," kata Muriansyah.
Pihak BKSDA menambahkan kejadian ini merupakan pertama kali terjadi diwilayah itu. Pasalnya, Selama ini belum ada laporan buaya yang terjadu di Dusun Nangka atau Desa Natai baru ini.
Dia mengakui, Yang pernah ada dilaporkan warga (sekitar 2 tahun yang lalu), itu ada di perairan sungai sampit masuk wilayah Dusun rongkang, Desa natai Baru. Dan saat itu, pihaknya menuju lokasi.
"Namun saya kami kelokasi buaya tidak terlihat. Saya berikan pengarahan dan pasang spanduk himbauan ditempat warga," imbuh Muriansyah.
Dari peristiwa ini, Pihak BKSDA mengimbau warga yang bermukim diwilayah itu warga agar selalu hati-hati dalam beraktivitas diair terlebih saat malam hari. (f1/sb)