seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Karhutla Mulai Menghantui Masyarakat Sampit

by Redaksi - Tanggal 07-05-2025,   jam 09:37:49
Tampak terjadi kebakaran hutan dan lahan, petugas pun sedang berjibaku memadamkan api. (FOTO:BPBD KOTIM) Tampak terjadi kebakaran hutan dan lahan, petugas pun sedang berjibaku memadamkan api. (FOTO:BPBD KOTIM)

SB, SAMPIT - Telah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berlokasi di Jalan Pramuka, Perumahan Graha Pramuka Tahap 3, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, pada Selasa (6/5/) sekitar pukul 09.57 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim), mendapat laporan dan langsung menuju lokasi guna lakukan penanganan.

Menggunakan dua unit mobil tangki, enam roll selang, satu buah nozel, tiga buah Ht dan mengerahkan sebanyak 10 personil, upaya pemadam selesai kurang dari satu jam kemudian.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kotim, Multazam mengatakan, adapun kendala yang dihadapi oleh personil BPBD yaitu keterbatasan air untuk memadamkan api.

“Iya benar telah terjadi kebakaran di Jalan Pramuka dengan luas area terbakar sekitar 0,37 hektare,” ujar Multazam.

Dirinya juga menjelaskan, pemadaman berlangsung cukup sulit karena lokasi kebakaran berada di lahan gambut.

Petugas harus bekerja keras melakukan penyiraman berulang kali agar air benar-benar meresap ke dalam tanah dan api tidak kembali menyala.

“Kami juga kesulitan mendapatkan air karena di lokasi tidak tersedia sumber air,” tambahnya.

Pemadaman selesai sekitar pukul 10.40 WIB. Setelah api padam, tim melakukan pengecekan peralatan sebelum kembali ke posko induk.

Atas kejadian ini, Multazam mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan.

Minimnya hujan menyebabkan lahan cepat mengering dan mudah terbakar, terutama di area gambut.

“Tidak lupa kami berpesa, jangan membakar lahan sembarangan, karena api bisa cepat meluas dan menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan serta mengganggu aktivitas masyarakat," tutupnya. (f1/sb)