seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

45 Warga NTT Terlantar di Kota Palangka Raya

by Redaksi - Tanggal 21-12-2022,   jam 02:07:31
DITIPU : Terlihat warga asal Nusa Tenggara Timur ditampung pihak Kelurahan Bukit Tunggal setelah terlantar di jalanan. FOTO : WARGA

SB, PALANGKA RAYA - Sebanyak 45 warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) terlantar di Kota Palangka Raya. Dan sekarang ditampung di aula Kantor Kelurahan Bukit Tunggal kota setempat. Yaitu terdiri dari 31 orang dewasa dan 17 orang anak-anak.

Lurah Bukit Tunggal, Subhanoor mengatakan, dirinya menerima laporan masyarakat ada segerombolan orang duduk dipinggir Jalan Rajawali pada Selasa (20/12/2022) kemarin. Melihat tersebut, pihaknya datang dan mengecek langsung ke lokasi.

"Kita sempat bertanya kepada mereka dari mana dan mau kemana. Dari pengakuan mereka mendapat tawaran kerja dari seseorang di Kabupaten Kotim Sampit melalui Facebook diteruskan komunikasi melalui telpon. Mereka langsung berangkat menuju lokasi dan sampai lokasi yang dimaksud ternyata tidak ada penerimaan karyawan baru," terangnya, Rabu, (21/12/2022).

Sampai di Sampit, mereka justru diarahkan ke Palangka Raya dengan menggunakan travel yang dipesan oleh Bambang orang yang menjanjikan mereka bekerja.

"Tapi saat di Palangka Raya, malah tidak jelas dan saat mencoba dihubungi nomor yang mengajak bekerja itu malah tidak aktif lagi. Saat ini mereka hanya menunggu waktu sambil menunggu kepastian semua warga NTT tersebut masih berada di Kelurahan Bukit Tunggal, untuk selanjutnya menunggu akan dibawa kemana karena saat ini sedang mencari solusi," ucapnya.

"Selain itu juga, dari pihak kelurahan sudah mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak gereja Katedral Palangka Raya dan mendapat respon baik dari pihak Keuskupan Palangka Raya dan rencana warga NTT siang ini akan di bawa pihak Keuskupan Palangka Raya untuk di tampung setelah mendapat solusi yang terbaik," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Flobamora warga NTT Gregorius menambahkan, bahwa pihaknya tengah mencarikan solusi kepada mereka yang tertipu dijanjikan mendapatkan pekerjaan tersebut.

"Saat ini ada salah satu perusahaan yang akan menampung mereka semua, tinggal menunggu pihak perusahaan datang untuk berkoordinasi kepada meraka semua," ungkapnya. (ok)