Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Pengambilan Sumpah Juri FBIM 2025, Komitmen Jaga Profesionalisme dan Budaya Kalteng

Redaksi 15-05-2025, 10:14 WIB 1 menit baca
Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko memimpin pengambilan sumpah juri FBIM 2025. (FOTO:MMC KALTENG)
Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko memimpin pengambilan sumpah juri FBIM 2025. (FOTO:MMC KALTENG)

SB, PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, secara resmi memimpin prosesi pengambilan Sumpah dan Janji Juri Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025, yang berlangsung pada Kamis (14/5/2025) di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Yuas menegaskan bahwa FBIM merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melestarikan dan mengangkat budaya daerah sebagai identitas masyarakat. Festival ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat di tengah keberagaman.

“FBIM adalah bagian dari upaya kita untuk menghadirkan tradisi budaya Kalteng di tengah masyarakat. Ini juga merupakan ajang penguatan identitas budaya sekaligus momen kebersamaan lintas suku, agama, dan latar belakang,” ujar Yuas.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival tidak lepas dari profesionalisme semua pihak yang terlibat, terutama para juri yang memegang peranan penting dalam menjaga objektivitas dan integritas penilaian selama perlombaan berlangsung.

“Pengambilan sumpah ini bertujuan agar para juri memiliki komitmen kuat untuk menilai secara objektif dan profesional, sehingga hasil lomba dapat diterima dengan adil oleh seluruh peserta,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Seniriaty, dalam laporannya menjelaskan bahwa prosesi sumpah ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen juri terhadap pedoman dan ketentuan teknis lomba yang telah disepakati.

“Ini bukan hanya formalitas, melainkan upaya untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan menciptakan suasana lomba yang tertib, aman, serta nyaman bagi peserta maupun pengunjung,” jelas Seniriaty.

Festival Budaya Isen Mulang sendiri merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu ikon pariwisata dan kebudayaan di Kalimantan Tengah, dengan beragam lomba dan pertunjukan budaya dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard