Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Walikota dan Wawali Kota Palangka Raya Hadiri Pembukaan FBIM, Fairid: Pemko Siap Meriahkan Kegiatan

Redaksi 18-05-2025, 12:39 WIB 2 menit baca
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini dan istri, Merty Ilona Achmad Zaini foto bersama ketika menghadiri pembukaan FBIM. (FOTO:PROKOM)
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini dan istri, Merty Ilona Achmad Zaini foto bersama ketika menghadiri pembukaan FBIM. (FOTO:PROKOM)

SB, PALANGKA RAYA - Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025 yang dibuka di Stadion Tuah Pahoe pada Sabtu (17/5/2025) memang merupakan momen yang sangat penting untuk merayakan dan melestarikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

Keberadaan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini dan istri, Merty Ilona Achmad Zaini, menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah kota dalam mendukung acara ini, yang sekaligus menjadi ajang penting untuk memperkenalkan budaya daerah kepada khalayak lebih luas.

“Saya dan pak Zaini terus menyampaikan dan mengajak masyarakat untuk terus mendukung dalam melestarikan budaya. Dan kami dari Pemerintah Kota Palangka Raya siap memeriahkan FBIM ini dan siap meraih juara kembali,” terangnya.

FBIM dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran dengan memukul Katambung.

Dalam sambutannya, H Agustiar Sabran, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini, menyebutnya sebagai sebuah langkah nyata untuk melestarikan dan merayakan budaya lokal, sambil memadukan kreativitas dan inovasi.

“Ini menunjukkan bahwa FBIM tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap tradisi yang telah ada, sambil menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Dengan berbagai kegiatan yang dihadirkan, seperti permainan dan olahraga tradisional, pameran keterampilan lokal, serta pertunjukan seni yang menggabungkan unsur tradisional dan modern, FBIM 2025 memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan merayakan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

“Festival ini menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga dalam mempererat ikatan sosial dan kebersamaan, serta memberikan platform untuk para seniman dan pengrajin lokal menunjukkan bakat dan keterampilan mereka,” tuturnya.

Keberadaan para pejabat daerah, seperti Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, FKPD Provinsi Kalteng, Plt Sekda, serta Bupati dan pejabat lainnya, semakin memperlihatkan betapa pentingnya festival ini dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Ini juga menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat krusial dalam memastikan pelestarian budaya untuk generasi yang akan datang. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard