Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Omzet PKL Turun Usai Relokasi, Wali Kota Fairid: Sabar dan Nanti Juga Ramai

Redaksi 22-05-2025, 02:15 WIB 1 menit baca
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin ketika diwawancara oleh wartawan tentang keluhan masyarakat menurunnya omzet pasca dipindah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin ketika diwawancara oleh wartawan tentang keluhan masyarakat menurunnya omzet pasca dipindah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, akhirnya angkat bicara menanggapi keluhan para pedagang kaki lima (PKL) yang mengaku mengalami penurunan omzet setelah direlokasi dari depan TVRI ke Pasar Mini Data Manuah.

Para PKL sebelumnya mengeluhkan sepinya pembeli sejak pindah ke lokasi baru, yang berdampak langsung pada pendapatan mereka.

Namun, Fairid menegaskan bahwa pemindahan ini bukan semata-mata pengusiran, melainkan bagian dari program penataan kota yang disertai dengan dukungan nyata dari pemerintah.

“Mengeluh gimana? Mereka kan dapat bantuan. Yang sudah masuk program 100 hari saya itu, diberikan bantuan modal Rp2,5 juta. Mereka dibantu," ujar Fairid kepada wartawan, Kamis (25/5/2025).

Fairid juga menambahkan bahwa upaya relokasi ini disertai dengan penyediaan tempat baru yang lebih tertata serta bantuan modal usaha.

“Kami mengusir tidak hanya mengusir, kita memberikan tempat dan juga bantuan modal. Baru berapa hari, tidak bisa langsung diambil contoh. Maksud saya, jika semua sudah pindah dan diterapkan di sana, pasti bakal ramai," lanjutnya.

Menurut Fairid, wajar jika pada tahap awal relokasi ada tantangan yang harus dihadapi, namun ia tetap optimis kondisi ini akan membaik seiring waktu.

"Namanya memulai pasti ada plus-minusnya. Memulai itu perlu pengorbanan. Saya rasa nanti bakal ramai kok. Optimis lah, kita juga akan bantu, dan fasilitas di sana juga akan kami perbaiki," pungkasnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendampingi para PKL yang telah direlokasi agar dapat kembali meningkatkan usahanya di lokasi baru. Relokasi ini juga merupakan bagian dari upaya penataan kota agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi semua warga. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard