seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Diduga Terlibat Balapan Liar, Pemuda Tewas Usai Tabrak Mobil

by Redaksi - Tanggal 25-05-2025,   jam 03:02:54
Seorang pemuda terkapar usai menabrak mobil. (FOTO:WARGA) Seorang pemuda terkapar usai menabrak mobil. (FOTO:WARGA)

SB, PALANGKA RAYA — Sebuah video berdurasi 29 detik yang memperlihatkan seorang pemuda terkapar bersimbah darah usai kecelakaan lalu lintas viral di sejumlah grup WhatsApp. Insiden tersebut diduga terkait aksi balap liar dan terjadi di kawasan Bundaran Kecil, tepatnya di simpang Jalan G Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX King dengan nomor polisi KH 6703 JL yang dikendarai oleh Satrio Nugroho (18) warga Desa Pangi, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau.

Sepeda motor tersebut bertabrakan dengan mobil Toyota Rush bernopol KH 1461 yang dikemudikan oleh Aldi (20), warga Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, AKP Edigio Sumilat menyampaikan, bahwa kecelakaan tergolong jenis tabrakan ganda antara bagian depan sepeda motor dan sisi samping mobil.

“Berdasarkan penyelidikan awal, motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah kanan. Karena jarak terlalu dekat dan pengendara tak mampu mengendalikan laju, kendaraan tersebut langsung menabrak sisi kanan mobil Toyota Rush,” katanya.

Mobil Toyota Rush saat itu tengah bergerak dari arah Bundaran Burung menuju Bundaran Kecil, dan saat memasuki simpang Jalan G. Obos, tabrakan pun terjadi.

Akibat insiden tersebut, pengendara motor mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong meski telah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

“Korban sempat dirawat beberapa jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya.

Polisi masih menyelidiki apakah kecelakaan ini terkait kegiatan balap liar, mengingat lokasi dan waktu kejadian yang kerap digunakan sebagai arena balapan tidak resmi.

“Dugaan keterlibatan balap liar masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, untuk menjauhi aktivitas berbahaya yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” tutupnya. (rK/sb)