seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Jam Tangan Hilang di Kafe, Penari Pria dan Gadis Cantik Berseteru

by Redaksi - Tanggal 04-06-2025,   jam 01:19:49
Kedua belah pihak yang berseteru ketika dilakukan mediasi. (FOTO:ISTIMEWA) Kedua belah pihak yang berseteru ketika dilakukan mediasi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Seorang gadis muda bernama Bunga (20) warga Kota Palangka Raya, kehilangan jam tangan kesayangannya saat nongkrong di salah satu cafe di Palangka Raya, Kamis dini hari (29/5/2025) sekitar pukul 00.13 WIB.

Jam tangan tersebut diketahui merupakan hadiah dari sang pacar, dengan nilai mencapai Rp 3,6 juta.

Menurut penuturan Bunga, insiden bermula ketika ia meninggalkan tempat duduknya untuk ke kamar kecil. Sebelumnya, ia melepaskan jam tangan dan meletakkannya di kursi. Namun saat pulang, ia lupa membawa kembali jam tersebut.

“Waktu pulang aku baru sadar jamnya tertinggal. Aku minta bantuan orang kafe untuk cek CCTV, ternyata terlihat seseorang mengambil jam itu. Setelah kutelusuri, orang itu adalah Kumbang,” tutur Bunga saat menyampaikan keluhannya kepada Cak Sam, tokoh masyarakat yang sering menjadi penengah dalam konflik warga.

Kumbang (18), yang diketahui berprofesi sebagai penari, awalnya sempat membantah telah mengambil jam tangan tersebut. Namun setelah dimediasi dan diberi pembinaan oleh Cak Sam, Kumbang akhirnya mengakui perbuatannya.

“Jam tangan itu memang saya temukan di kursi dan saya bawa pulang. Tapi kemudian hilang entah kemana. Saya menyesal dan siap bertanggung jawab,” ujar Kumbang dalam proses mediasi.

Melalui pendekatan persuasif dan penyelesaian secara kekeluargaan, Cak Sam berhasil mempertemukan kedua belah pihak dan menengahi persoalan.

Kumbang pun menyatakan kesediaannya untuk mengganti jam tangan yang telah hilang tersebut sebagai bentuk tanggung jawab.

Kejadian ini menjadi contoh pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan humanis, serta peran tokoh masyarakat dalam menjembatani konflik sosial di lingkungan warga. (sb)