seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Minibus Diduga Angkut BBM Ludes Terbakar

by Redaksi - Tanggal 05-06-2025,   jam 06:13:58
Minibus yang terbakar hanya menyisakan kerangka. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Minibus yang terbakar hanya menyisakan kerangka. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Sebuah minibus berpelat nomor B 2691 UFE hangus dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran yang terjadi di Jalan Bukit Keminting, Kamis (5/6/2025). 

Kendaraan tersebut diduga kuat sedang melangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) dari jalur sekitar SPBU saat kejadian.

Peristiwa itu sempat membuat geger warga sekitar, mengingat api membesar dengan cepat. Minibus yang terbakar sempat melaju di jalan sebelum akhirnya menabrak pohon demi menghindari jatuhnya korban lain.

Menurut keterangan dari petugas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Sucipto, kendaraan tersebut telah dalam kondisi terbakar saat masih melaju di jalan. Untuk mencegah korban lebih banyak, pengemudi diduga sengaja menabrakkan kendaraan ke pohon.

“Waktu saat mobil tersebut sedang jalan sudah terbakar, supaya tidak memakan korban yang lain maka ditabrakkan lah di pohon itu,” ujarnya.

Dari keterangan di lokasi, Sucipto menyebut bahwa minibus itu datang dari arah SPBU, meskipun belum bisa dipastikan apakah kendaraan tersebut benar-benar mengisi BBM dari sana.

“Dari arah SPBU, intinya sekitar situ, tapi kita tidak tau dia keluar dari SPBU atau tidak. Yang jelas dia dari jalur itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, diketahui bahwa di dalam minibus tersebut terdapat satu drum berisi 120 liter BBM, yang diduga jenis pertalite.

“Iya, BBM di dalam drum, jumlahnya 1 drum 120 liter. Kalau dilihat nyalanya itu sejenis pertalite,” terang Sucipto.

Pemilik kendaraan diketahui langsung melarikan diri sesaat setelah kebakaran terjadi. Hingga petugas tiba di lokasi, pelaku tak lagi berada di tempat kejadian.

“Pemilik mobil lari. Pada saat kita di lokasi itu tidak ada lagi,” ujarnya.

Proses pemadaman memakan waktu sekitar 45 menit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat kendaraan dan muatan yang hangus terbakar.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan asal BBM dan pemilik kendaraan. (sb)