Jalan Rusak Renggut Nyawa Ibu dan Bayi, DPRD Puji Tindakan Cepat Gubernur Kalteng
SB, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari, menilai respons Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, terkait penanganan kerusakan jalan nasional di Kabupaten Katingan sudah cukup cepat dan patut diapresiasi.
Sorotan terhadap kondisi jalan tersebut mencuat usai insiden tragis yang merenggut nyawa seorang ibu dan bayinya di ruas Jalan Tjilik Riwut Km 18, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir. Keduanya tewas setelah kendaraan yang ditumpangi ditabrak truk kontainer akibat kondisi jalan yang rusak parah.
Menanggapi hal ini, Ansyari menyatakan bahwa langkah Gubernur untuk segera turun langsung ke lokasi merupakan bentuk tanggung jawab yang cepat, meskipun ada sebagian pihak yang menilai sebaliknya.
"Sebenarnya kalau terlambat, boleh dikatakan terlambat mungkin iya. Tapi kita lihat juga respons Pak Gubernur begitu cepat, kemarin langsung melakukan kunjungan ke sana setelah Pak Gubernur dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, juga langsung hadir ke sana," kata Ansyari.
Ia juga menyoroti bahwa Gubernur tak hanya meninjau kondisi jalan, tetapi juga menyempatkan diri untuk menyambangi keluarga korban.
"Respons beliau cukup baik dan cepat. Kemudian juga menyambangi keluarga korban, dan itu termasuk cepat. Walaupun terbilang terlambat mungkin iya," ucapnya.
Lebih lanjut, Ansyari menjelaskan bahwa faktor cuaca turut mempengaruhi kondisi infrastruktur di wilayah tersebut. Tingginya curah hujan sejak akhir tahun lalu telah menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah daerah, bukan hanya di Katingan.
"Kita tidak bisa pungkiri juga curah hujan di akhir tahun hingga awal tahun cukup tinggi sehingga menyebabkan kerusakan-kerusakan jalan. Tidak hanya di Katingan, tetapi juga di Gunung Mas, di Barito, juga banyak sekali kerusakan," jelasnya.
Untuk itu, Ansyari berharap Dinas Pekerjaan Umum (PU) dapat segera menindaklanjuti instruksi dari Gubernur demi memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
"Kita harapkan dari Dinas PU bertindak cepat. Sudah ada instruksi dari Pak Gubernur," tutupnya.
Diketahui sebelumnya, jalan yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak tersebut adalah jalan milik nasional. (sb)