Tangkapan layar CCTV merekam terduga pelaku pencurian kota amal. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Pelaku kejahatan tak lagi memandang tempat ibadah sebagai wilayah yang harusnya suci dari perbuatan menyimpang. Alih-alih menjadikannya tempat memperbaiki diri, pelakunya justru menjadikannya sebagai lokasi aksi mengeruk keuntungan ekonomi dengan mencuri.
Kondisi demikian terjadi di Masjid Al Ikhlas, Jalan Bukit Permai, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu (14/6/2025) lalu. Dimana kotak amal di masjid tersebut jadi sasaran pencuri. Tak hanya sekali. Pencurian itu telah beraksi berulang kali sehingga membuat warga setempat resah.
"Sudah tiga kali kejadian pencurian ini, kalau jumlah uang yang ada di dalam kotak amal itu saya kurang tau, tetapi ini merupakan perbuatan yang tidak pantas," ujar Asbi, salah seorang jemaah di Masjid tersebut, Senin (16/6/2026).
Adapun berdasarkan, video beredar yang terekam kamera pengawas atau CCTV, nampak seorang pria menjalankan aksi pencuriannya terhadap kotak amal yang berada didalam Madjid tersebut, sekitar pukul 14.30 yang disinyalir saat itu kondisi Masjid sedang sepi.
Asbi menerangkan, pelaku ini menggunakan sepada motor berwarna merah hitam saat menuju mesjid serta dan memakai kaos warna hitam celana panjang berwarna coklat.
"Dari rekaman CCTV kejadiannya itu sekitar jam 14.30 waktu itu keadaan mesjid sedang sepi dan dia masuk ke dalam mesjid kemudian mencongkel kotak amal yang ada di dalam mesjid," terang Asbi
Dirinya juga menerangkan, untuk kasus ini diduga pelakunya merupakan orang yang sama. Selain itu, Tidak hanya di masjid Al-Ihlas, yang menjadi sasaran.
Kasus pencurian kotak amal ini juga terjadi di perumahan Pandawa, Kecamatan MB Ketapang, yang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama, karena dari rekaman kamera pengawas ciri-ciri dari pelaku sama dengan di masjid Al-Ihlas.
"Saya dapat kabar di perumahan pandawa juga kehilangan uang kotak amal, yang di mana ciri-ciri pelakunya sama. Saya yakin pelaku merupakan spesialis pencurian," imbuh Asbi.
Dia berharap dari kejadian ini, pelaku dapat segera ditangkap agar tidak ada lagi Masjid yang dicuri oleh pelaku. "Harapannya pelaku bisa tertangkap, khawatir ada masjid lain lagi yang jadi sasaran pelaku, oleh karena itu masyarakat harus waspada terutama takmir," harapnya. (f1/sb)