Rekaman CCTV pelaku pencurian kotak amal di Kota Sampit. (FOTO:WARGA)
SB, SAMPIT - Seorang pria yang diduga kerap mencuri uang kotak amal di Masjid area Kota Sampit, diamankan Polsek Baamang, penangkapan itu dilakukan menyusul laporan warga yang mencurigai gerak-gerik pelaku di sekitar area Masjid Nurul Huda, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin malam (16/6/2025).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baamang AKP M Romadhon, membenarkan penangkapan tersebut dan menyebut bahwa tindakan cepat dilakukan sebagai bentuk respon terhadap laporan masyarakat.
"Pelaku diamankan di lokasi kejadian, berikut dengan sejumlah barang bukti. Saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP M Romadhon saat dikonfirmasi, Selasa (17/6/2025).
Dia menerangkan, penangkapan terhadap pelaku itu berawal saat warga mencurigai seorang pria masuk ke dalam Masjid dan hendak mencuri kotak amal.
Melihat aksi pelaku ini, warga langsung berdatangan dan menangkap pelaku kemudian menyerahkan ke pihak kepolisian.
"Ketika di tanya warga, pelaku mengaku berasal dari Kelurahan Tanah Mas, bernama Sulaiman, dan saat ini sudah kami amankan," ungkap AKP M Romadhon.
Sementara pengurus Masjis Nurul Huda, Maryanto mengatakan, penangkapan terhadap pelaku itu berawal saat pihaknya mencurigai seorang pria yang memasuki mesjid saat waktu dirihari.
Pria itu dicurigai merupakan pencuri yang sama yang mencuri kotak amal di Masjid Al-Ikhlas Perumahan Bukit Permai, Kecamatan Baamang.
"Iya benar ditangkap, pelaku belum sempat mencuri, soalnya sudah lebih dulu dikepung warga," kata Maryanto.
Melihat aksi pelaku ini, warga langsung berdatangan dan menangkap pelaku kemudian menyerahkan ke pihak kepolisian.
“Ketika kita tanya, pelaku mengaku berasal dari Kelurahan Tanah Mas, bernama Sulaiman, dan saat ini sudah diamankan pihak kepolisian,” ungkapnya.
Diketahui, Sulaiman akhir-akhir ini sering tertangkap kamera CCTV setiap kali dia beraksi yakni mencuri.
Sasarannya tidak lain adalah isi kotak amal di masjid-masjid berupa uang sumbangan dari warga. Warga yang geram akhirnya menyebarkan video pelaku di media sosial (medsos).
Hal tersebut berujuan supaya warga agar waspada jika sewaktu-waktu mengetahui pelaku melancarkan aksinya lagi.
"Akhirnya setelah video pelaku disebar dan viral, akhirnya ada warga yang melihat pelaku sesuai dengan video yang disebar itu," ungkapnya.
Saat ini pelaku berhasil ditangkap, dan kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (f1/sb)