Pemkab Kapuas Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029, Tegaskan Komitmen Menuju Kapuas Bersinar
SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.
Kegiatan yang berlangsung di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas pada Selasa (17/6/2025) ini menjadi salah satu tahapan penting sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat, menyelaraskan prioritas pembangunan antar sektor, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kapuas Dodo, Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, Pj Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, sejumlah anggota DPRD, para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Kapuas, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Wiyatno juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas masukan dan saran dalam proses konsultasi dokumen rancangan awal RPJMD.
Ia menyebutkan bahwa dokumen RPJMD Kabupaten Kapuas tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian pembangunan provinsi dan nasional.
“Dokumen RPJMD yang kami susun tidak hanya menjawab kebutuhan lokal Kabupaten Kapuas, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam pencapaian pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah maupun nasional,” ujar Bupati.
RPJMD 2025–2029 ini disusun berdasarkan visi pembangunan daerah: “Kapuas Bersinar” Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.
Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menekankan pentingnya penyamaan persepsi dan sinergi lintas sektor untuk mencapai kesepakatan terhadap output utama dokumen Renstra Perangkat Daerah. Hal ini termasuk solusi terhadap isu-isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menunjukkan semangat kolaborasi demi tercapainya pembangunan Kapuas yang inklusif dan berkelanjutan. (lk/sb)