Ketua Komisi III DPRD Kalteng Buka Suara Terkait Balap Liar
SB, PALANGKA RAYA – Aksi balap liar yang makin meresahkan masyarakat akhirnya mendapat sorotan tajam dari DPRD Kalimantan Tengah. Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiarto, angkat bicara usai insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Palangka Raya, yang diduga akibat ditabrak oleh pembalap liar.
Dalam pernyataannya, Sugiarto mengecam keras aktivitas balap liar yang kerap terjadi di jalan umum dan membahayakan keselamatan warga.
“Kalo memang dia punya hobi balapan ya jangan di jalan, ini kan kalo di jalan membahayakan diri sendiri, membahayakan orang lain, karena di tempat umum. Silahkan cari tempat balapan yang ada,” ujarnya tegas.
Tak hanya mengkritisi pelaku balap liar, Sugiarto juga menyoroti peran pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas khusus untuk para penghobi balapan, agar tak lagi menggunakan jalan umum sebagai arena uji kecepatan.
“Menjadi perhatian kita juga pemerintah daerah kaitannya dengan prasarana untuk olahraga balap, itu juga harus kita benahi bersama-sama. Kalo ada yang hobi kesana itu kita arahkan kesana,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mendesak aparat keamanan untuk meningkatkan patroli, terutama di titik-titik yang sering dijadikan lokasi balap liar, apalagi saat akhir pekan atau hari libur.
“Tempat-tempat yang sekiranya sering untuk balapan liar itu supaya sering dilakukan patroli, utamanya pada hari libur. Ini kalo kita sering lakukan patroli, kemudian kita lakukan pembinaan disana, mudah-mudahan ini nanti akan berkurang,” tutup Sugiarto.
Tragedi yang menimpa pengemudi ojol tersebut diharapkan menjadi momentum serius bagi semua pihak, baik aparat, pemerintah, maupun masyarakat untuk bersama-sama mengakhiri aksi balap liar yang telah memakan korban jiwa. (sb)