Terduga pelaku pengedar sabu yang menusuk anggota Satresnarkoba Polres Kotim saat diamankan polisi. (FOTO:POLISI)
SB, SAMPIT – Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotawaringin Timur, Ipda Martin, mengalami luka akibat tikaman senjata tajam saat melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba di Jalan Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, pada Jumat malam, 20 Juni 2025.
Penangkapan dilakukan setelah polisi mencurigai sebuah rumah yang telah lama diawasi sebagai lokasi transaksi narkotika jenis sabu. Saat penggerebekan berlangsung, pelaku berinisial M alias A, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, melakukan perlawanan dan menikam salah satu petugas.
Kepala Satresnarkoba Polres Kotim, AKP Suherman, membenarkan insiden tersebut.
“Penusukan memang terjadi, anggota kami, Ipda Martin, terluka. Tapi kondisinya stabil dan sudah mendapat perawatan medis,” ujarnya pada Rabu (25/6/2025).
Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya terjadi insiden penikaman terhadap anggota saat operasi penangkapan narkoba. Meski sempat melukai petugas, pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan tanpa korban jiwa lebih lanjut.
AKP Suherman menjelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya menyita delapan paket sabu siap edar, alat isap sabu, plastik klip kosong, serta senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menyerang petugas.
“Kami menduga pelaku adalah bagian dari jaringan narkoba yang beroperasi lintas kecamatan. Saat ini pelaku tengah diperiksa secara intensif untuk mengungkap jaringan lebih luas,” tambahnya.
Ipda Martin mengalami luka di bagian perut dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Saat ini ia dalam kondisi baik dan dalam proses pemulihan.
Polres Kotim menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut, meski menghadapi risiko tinggi di lapangan. (f1/sb)