Bupati dan Wabup Lamandau Ikuti Retret Kepala Daerah Gelombang II di IPDN Jatinangor
SB, NANGA BULIK - Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Wakil Bupati Abdul Hamid mengikuti hari ketiga kegiatan Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gelombang II Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat.
Retret ini merupakan bagian dari program nasional penguatan kapasitas kepemimpinan daerah, yang dirancang untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan nasional.
Kegiatan menghadirkan 31 narasumber dengan materi strategis seputar Ketahanan Nasional, Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, kebijakan lintas kementerian/lembaga, komunikasi politik, hingga team building.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mencetak kepala daerah yang tangguh, adaptif, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Memasuki hari ketiga, para peserta menerima pembekalan mendalam tentang kebijakan keuangan negara serta materi prioritas nasional, yaitu Asta Cita, sebagai visi dan arah pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Materi Asta Cita mencakup berbagai pilar pembangunan, di antaranya: pembangunan ekonomi berkeadilan, penguatan nilai-nilai Pancasila, penegakan hukum dan HAM, kedaulatan pangan dan energi, hingga pengembangan industri kreatif sebagai penggerak ekonomi nasional.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengapresiasi penyelenggaraan retret tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang refleksi dan pembelajaran strategis bagi para kepala daerah dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan serta sinergi program daerah dan pusat.
“Banyak hal yang bisa kami serap dari retret ini, terutama bagaimana membangun sinergi program daerah dengan kebijakan nasional. Materi seperti Asta Cita, ketahanan nasional, hingga industri kreatif membuka wawasan kami untuk terus berinovasi dalam memimpin daerah,” ujar Rizky Aditya Putra.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk terus menyelaraskan program daerah dengan visi pembangunan nasional demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. (by/sb)