Polres Kotim Lakukan Groundbreaking Sentra Pengolahan Pangan Gizi di Sampit
SB, SAMPIT - Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain didampingi oleh Wakil Bupati Kotim, serta unsur Forkopimda dan stakeholder wilayah setempat, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) di Jalan Wengga Metropolitan, Kota Sampit.
Pembangunan SPPG ini merupakan bagian dari upaya strategis mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi siswa sekolah dan kelompok rentan, seperti lansia dan ibu hamil, di wilayah sekitarnya.
“Pembangunan SPPG ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. Nantinya akan digunakan untuk menyiapkan, memasak, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKBP Resky dalam sambutannya.
SPPG Polres Kotim diproyeksikan dapat menjangkau 22 sekolah dengan total sekitar 2.700 siswa, yang tersebar dalam radius 30 menit perjalanan dari lokasi fasilitas. Selain siswa, program ini juga akan menyasar kelompok lansia dan ibu hamil, dengan basis data penerima manfaat yang akan terus diperbarui setiap tahun ajaran baru.
“Kami akan terus update data penerima manfaat, termasuk jumlah siswa dan kelompok rentan lain, agar distribusi gizi bisa tepat sasaran,” tambah Kapolres.
Letak SPPG yang berdekatan dengan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Baamang Barat juga diharapkan dapat memperkuat sinergi program pemerintah daerah dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Dalam pengelolaannya, SPPG akan berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari. Bhayangkari akan berperan sebagai pengawas dan pengampu kegiatan, mulai dari urusan administrasi hingga pelaksanaan program gizi.
“Kegiatan ini akan didampingi penuh oleh Bhayangkari, mulai dari perencanaan, administrasi, hingga eksekusi lapangan di SPPG,” jelas Kapolres.
Pembangunan dan operasionalisasi SPPG Polres Kotim ini menunjukkan komitmen institusi kepolisian dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, sejalan dengan program nasional dan prioritas pembangunan daerah. (f1/sb)