Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas dan Polres Kolaborasi Bangun SPPG Tekan Angka Stunting

Redaksi 07-07-2025, 10:16 WIB 1 menit baca
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, Wakapolres Kapuas Kompol Ronny Marthius Nababan, Asisten I Setda Kapuas Romulus, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Basarang, serta Kepala Desa Tambun Raya hadiri  peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, Senin (7/7/2025). FOTO: SEPUTAR BORNEO
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, Wakapolres Kapuas Kompol Ronny Marthius Nababan, Asisten I Setda Kapuas Romulus, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Basarang, serta Kepala Desa Tambun Raya hadiri peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, Senin (7/7/2025). FOTO: SEPUTAR BORNEO

SB, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Polres Kapuas berkolaborasi dalam upaya penanganan stunting diwujudkan, melalui peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan berlangsung serentak di empat kabupaten lainnya di bawah koordinasi Polda Kalimantan Tengah melalui sambungan zoom meeting.

Kegiatan tersebut Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, Wakapolres Kapuas Kompol Ronny Marthius Nababan, Asisten I Setda Kapuas Romulus, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Basarang, serta Kepala Desa Tambun Raya.

Bupati Kapuas HM. Wiyatno mengatakan pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi bersama dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat, khususnya terkait pemenuhan gizi bagi kelompok rentan.

"Lokasi pembangunan berada di Jalan Suka Damai RT. 002, Desa Tambun Raya, dan ditandai secara simbolis oleh prosesi peletakan batu pertama," ucapnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting.

"Pembangunan SPPG merupakan langkah konkret untuk memperluas jangkauan pelayanan gizi kepada masyarakat," jelasnya. 

Lanjutnya, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih mudah terhadap edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak, serta layanan pemberian makanan tambahan (PMT). Kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan. 

"Adapun sasaran dari program ini meliputi anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Polres Kapuas dari Dinas Pendidikan, terdapat 82 sekolah dengan 5.101 siswa yang menjadi target penerima manfaat SPPG," tegasnya. 

Pembangunan SPPG mendapat dukungan penuh dari Pemkab Kapuas sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Program ini juga diharapkan menjadi penguat dalam menurunkan prevalensi stunting di wilayah Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung," tandasnya. (dm) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard