seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tergiur Upah, Seorang Pria Jadi Kurir Ratusan Gram Sabu

by Redaksi - Tanggal 09-07-2025,   jam 11:58:44
RY, kurir sabu yang ditangkap BNNP tertunduk lesu ketika digiring petugas. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) RY, kurir sabu yang ditangkap BNNP tertunduk lesu ketika digiring petugas. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah kembali mencetak prestasi dalam pemberantasan narkoba. Seorang kurir narkoba berisial RY berhasil diringkus saat membawa sabu seberat hampir setengah kilogram, di kawasan dekat Pos Lalu Lintas Polres Pulang Pisau, belum lama ini.

Pelaku diketahui merupakan warga Kasongan Baru yang mengaku hanya bertindak sebagai kurir atas perintah seseorang yang belum diketahui identitasnya. Ia ditangkap saat dalam perjalanan mengantarkan sabu dari Palangka Raya menuju Pulang Pisau.

“Kita berhasil menangkap pelaku di dekat pos lantas Polres Pulang Pisau. Dia diperintahkan oleh seseorang untuk membawa sabu dari Palangka Raya ke Pulang Pisau,” ungkap Kombes Pol Ruslan Abdul Rasyad, Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng, saat konferensi pers di kantor BNNP Kalteng, Rabu (9/7/2025).

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti sabu seberat sekitar 478 gram atau hampir setengah kilogram.

“Jumlah pastinya sekitar 478 gram. Ini bukan jumlah kecil dan tentunya sangat berbahaya jika lolos ke masyarakat,” jelas Ruslan.

Pengakuan mengejutkan datang dari pelaku yang mengakui bahwa ini bukan kali pertama dirinya menjadi kurir. Meski tidak memiliki pekerjaan tetap, ia telah dua kali menerima perintah serupa.

“Dia sudah dua kali mengantar barang. Ini menunjukkan adanya jaringan dan kami akan terus dalami,” tambahnya.

Ruslan juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan iming-iming keuntungan dari para bandar narkoba, yang sering memanfaatkan kondisi ekonomi warga untuk merekrut kurir.

“Saya harap masyarakat tidak mudah tergoda. Sekali terlibat, risikonya bukan hanya hukum, tetapi masa depan dan keluarga juga ikut hancur,” tegasnya.

Pelaku kini diamankan di kantor BNNP Kalteng untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. BNNP Kalteng menyatakan komitmennya untuk terus membongkar jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di wilayah Kalimantan Tengah. (sb)