Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Waspada!!! Kasus DBD di Kotim Tinggi, RSUD dr Murjani Sampit Tangani 68 Kasus Januari-Juni 2025

Redaksi 09-07-2025, 05:09 WIB 1 menit baca
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Iman
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Iman

SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit telah menangani sebanyak 68 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari hingga Juni 2025.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Iman mengatakan, kasus DBD di Kotim yang ditangani di rumah sakit untuk rawat jalan 16 kasus sedangkan untuk rawat inap 52 kasus.

"Tidak semua pasien DBD dirujuk ke rumah sakit namun kalau memang pasien kondisinya masih bagus sebagian dilakukan perawatan di Puskesmas,” kata dr Iman, Rabu (9/7/2025).

Ia menjelaskan DBD biasnya meningkat diantara musim peralihan dari hujan ke musim panas. Dimana jentik nyamuk tinggalnya lebih lama menetap di genangan air dari sebelumnya hujan dan kemudian hari berikutnya musim panas.

"Kondisi ini yang berpotensi paling banyak untuk terpapar DBD. Tidak hanya untuk anak-anak namun juga ke orang dewasa,” ujarnya.

Ia menghinbau kepada masyarakat apabila ada yang mengeluh sakit panas tiga hari namun tak kunjung turun, segera lakukan cek darah di Puskesmas terdekat untuk mengetahui terpapar DBD atau bukan.

"Kalau memang ada yang sakit panas dan sudah minum obat tapi belum turun, kita sarankan ke Puskesmas," ujarnya.

dr Iman menekankan pentingnya pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Selain itu, penting untuk memantau tempat penampungan air, memperbaiki saluran yang tidak lancar, menggunakan obat nyamuk, serta memasang kawat kasa di ventilasi rumah,”pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard